Suksesi

ADP-Sul Rampungkan Hasil Kerja Tim

KENDARI, BKK – Strategi pemenangan pasangan calon (Paslon) kepala daerah pilkada serentak 2017  terus digencarkan menjelang pemungutan suara yang tinggal menghitung hari. Seperti yang dilakukan paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra-Sulkarnain (ADP-Sul) yang terus memperkuat basis di setiap keluarahan.

Saat ini pun, paslon nomor urut dua ini tengah merampungkan hasil kerja tim relawan di 64 kelurahan yang ada di Kota Kendari.  Dari hasil data tersebut, bakal diketahui wilayah mana yang masih akan terkendala dan perlu penguatan untuk menambah dukungan saat pemungutan suara 15 Februari mendatang.

“Kami harus pastikan bahwa pada saat pemungutan suara nanti, pemilih ADP-Sul bisa hadir untuk memilih di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS). Selain itu, dari hasil perampungan data kami terus memperbaiki di kelurahan mana yang masih harus ditambah jumlah pemilihnya,” kata ketua tim pemenangan ADP-Sul, Samsuddin Rahim saat ditemui di salah satu warung kopi di Kota Kendari, Kamis (2/2).

Dikatakannya, jika nantinya basis dukungan sudah dianggap cukup, maka tim ADP-Sul tinggal berupaya untuk mempertahankan dukungan yang ada. Sehingga, saat pemungutan suara semua dipastikan memilih nomor urut dua.

Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari ini juga menjelaskan, dari hasil pendataan yang selama ini dilakukan di lapangan menunjukkan  pemilih  di Kota Kendari yang mendukung ADP-Sul kurang lebih 100 ribu. Jika dikalkulasikan dengan tingkat partisipasi masyarakat untuk memilih, ADP-Sul sudah mengantongi  58 persen dukungan dari jumlah pemilih secara keseluruhan.

“Tetapi dari hasil yang kita dapatkan itu masih bakal bertambah karena masih ada sebagian masyarakat Kota Kendari yang belum menentukan pilihannya. Sehingga, kami sebagai tim pemenangan ADP-Sul akan terus bekerja untuk merebut hati dan mengajak masyarakat untuk dapat bisa menyalurkan hak pilihnya nanti,” ujarnya.

Strategi tertentu juga akan dijalankan tim ADP-Sul dalam menggaet warga yang sama sekali belum menentukkan pilihannya itu. Namun Amir Samsuddin memastikan itu dilakukan tanpa menggunakan money politic (politik uang) .

“Strateginya kami itu tidak bisa diketahui publik. Hanya untuk internal tim ADP-Sul saja. Yang pasti kami tidak akan pernah menggunakan strategi kotor apalagi menggunakan uang untuk mengajak masyarakat agar memilih. Tanpa menggunakan cara-cara seperti itu kami sudah pasti menang karena basis itu jelas dan kami unggul di setiap kecamatan se-Kota Kendari,” pungkasnya. (m2/nur)

To Top