Usai Debat, Tiga Paslon Wali Kota Kendari Saling Klaim Unggul – Berita Kota Kendari
Suksesi

Usai Debat, Tiga Paslon Wali Kota Kendari Saling Klaim Unggul

Ilustrasi

KENDARI, BKK – Masing-masing Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari saling klaim unggul dalam pelaksanaan debat jilid II  yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat di Grand Clarion Hotel Kendari, Selasa (31/1) malam.

Muhammad Yusuf Yahya selaku tim pemenangan paslon nomor urut 1, Abdul Rasak-Haris Andi Surahman (Rasak-Haris) mengatakan,  dalam debat tersebut paslon Rasak-Haris sangat unggul dibanding dua paslon lainnya. Menurutnya, setiap kali Rasak berbicara, baik menyampaikan pemaparan visi-misi maupun menjawab pertanyaan dari moderator, tidak pernah membaca teks seperti dua pesaingnya.

“Sangat jelas melihat bahwa penguasaan materi pasangan Rasak-Haris benar-benar bukan dikarenakan sebuah hafalan atau sebuah konsep. Dengan pemahaman kurang lebih 13 tahun di DPRD Kota Kendari, Rasak sudah punya pengalaman yang begitu mampu, sehingga dalam penyampaian materi sampai kemudian menjawab semua permasalahan yang ditanyakan paslon lain beliau sangat enteng untuk menjawab,” katanya saat ditemui di posko pemenangan paslon Rasak-Haris, Rabu (1/2).

Selain dengan pengalaman sebagai anggota legislatif,  lanjutnya, paslon Rasak-Haris merupakan paslon yang berasal dari kalangan bawah. Sehingga, dalam setiap memberikan dan menjadwab pertanyaan benar-benar sangat menyentuh hati masyarakat Kota Kendari.

“Paslon  yang satu bapaknya masi Wali Kota Kendari, satunya lagi merupakan anak mantan Gubernur Sultra, sementara Rasak-Haris ini muncul dari bawah dan dibiasakan dari kehidupan yang susah. Kami tidak menganggap rendah paslon lain tapi masyarakat lihat sendiri begitu ditanyakan kemudian paslon lain siap dengan konsep, jadi penguasaan materi serta penguasaan panggungnya sangat jelas siapa yang unggul,” jelasnya.

Tim pemenangan paslon nomor urut 2, Adriatma Dwi Putra-Sulkarnain (ADP-Sul), Kusgladi Surya juga menilai jagoannya itu  lebih unggul dalam debat publik jilid II yang disiarkan secara live melalui MetroTV itu. Pasalnya, kata dia, meski ADP masih terbilang muda tetapi pemaparan visi-misi serta program-pragramnya jelas.

“Kesiapan paslon ADP-Sul itu sudah sangat jauh luar biasa serta dari jawaban-jawaban yang dilontarkan itu langsung mengarah kepada visinya. Sehingga, waktu yang diberikan oleh panitia dalam setiap berbicara itu tepat pada waktunya. Begitu pula dalam penyampaiannya sangat cukup bagus dan bahkan sangat menguasai panggung dalam debat itu,” yakinnya.

Lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua Barisan Muda (BM) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Kendari ini meyakini, usai pelaksanaan debat tersebut warga Kota Kendari akan semakin memantapkan dukugannya terhadap ADP-Sul.

Mengenai penyampaian kontroversi ADP dalam debat yang mengatakan akan membangun kolam ikan di Teluk Kendari, menurutnya, itu merupakan suatu program yang telah lama digadang-gadang. Hanya saja, kata dia, bagi masyarakat awam mungkin itu tidak masuk akal tetapi dengan latar belakang ADP yang juga merupakan suatu teknokrat, hal itu menurutnya pasti bakal bisa dilakukannya.

“Sebenarnya maksud ADP itu merupakan area pancing didalam zona smartpoin tetapi itu tanggapan orang yang belum mengetahui karena posisinya itu bukan di tengah laut, melainkan di sekitaran teluk dan itu bukan omong kosong dan semoga itu bisa tercapai jika terpilihnya ADP-Sul untuk memimpin Kota Kendari selama lima tahun ke depannya,” pungkasnya.

Mengkalim unggul dalam debat juga diungkapkan Zayat Kaimoedin. Calon nomor urut 3 ini menganggap pemaparan yang disampaikannya bersama pasangannya, Suri Syahria  jauh lebih jelas dibanding dua paslon saingannya yang menurutnya masih ngambang. Utamanya terkait Pajak Bumi Bangunan (PBB). (Cr6/m2/nur)

To Top