Warga Eks P2ID Menyegel dan Duduki Gedung DPRD #Tidak Pulang Sebelum Dapat Kepastian Ganti Rugi Lahan – Berita Kota Kendari
Beranda

Warga Eks P2ID Menyegel dan Duduki Gedung DPRD #Tidak Pulang Sebelum Dapat Kepastian Ganti Rugi Lahan

Warga menunggu Ketua DPRD Sultra pulang dari reses untuk ditagih komitmennya.

KENDARI, BKK– Puluhan warga Kecamatan Kadia Kota Kendari melakukan aksi penyegelan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), karena tuntutan ganti rugi tanah belum diselesaikan.

Demonstran merupakan penduduk bekas lahan yang kini berdiri Pusat Promosi dan Informasi Daerah (P2ID) di Kota Kendari.

Warga bahkan bermalam di teras gedung DPRD Sultra sampai mendapatkan kepastian.

Koordinator aksi, Jumain, menjelaskan, sebelumnya pihaknya sudah melakukan aksi unjuk rasa pada Senin pekan lalu, namun Ketua DPRD Sultra yang menemui massa menjanjikan warga untuk bersabar hingga reses selesai, yaitu Senin (04/02) nanti.

“Insya Allah kami akan bermalam sampai waktu yang mereka janjikan. Kami tidak akan meninggalkan tempat ini sampai ada titik terang dari yang disampaikan Ketua DPRD Sultra, untuk memastikan cepat atau lambatnya penyelesaian ganti rugi tanah yang kami perjuangkan selama ini,” ujar Jumain, saat ditemui di gedung DPRD Sultra, Selasa (31/01).

Ia mengungkapkan, perjuangan untuk mendapatkan ganti rugi tanah sudah dilakoninya selama 22 tahun, yaitu sejak P2ID didirikan.  Itu masih era Gubernur La Ode Kaimoeddin.

Dijelaskan, pada 1996 warga sudah dijanjikan pemerintah provinsi (pemprov) yang diurus oleh Panitia 9 pada saat itu.

Namun, kata dia, sampai saat ini ganti rugi yang diterima warga hanya ganti rugi tanaman, sedangkan ganti rugi tanah mereka belum dibayarkan.

Jumain menuturkan, luas tanah warga di P2ID kurang lebih 30 hektare (ha).

Tanah tersebut merupakan milik dari puluhan warga yang bertempat tinggal di wilayah itu sebelum P2ID dibangun.

“Kalau sampai Senin kita belum mendapat kepastian, kita akan minta catatan tersendiri dari DRPD apakah mereka sanggup menjembatani kami dengan pemprov.”

“Kalau mereka tidak sanggup, kita juga minta catatan dari mereka kalau mereka tidak sanggup, supaya kita akan meminta lewat Ombudsman,” terang Jumain.

Ia berharap, dengan aksi bermalam di teras gedung DPRD dapat membuahkan hasil yang memuaskan bagi masyarakat P2ID, sehingga apa yang warga perjuangkan selama 22 tahun dapat berhasil dengan baik.

“Mudah-mudahan Ketua DPRD menepati janjinya untuk menyelesaikan pembayaran tanah warga P2ID.”

“Karena kami sepakat bahwa jika belum ada kepastian, kami tidak akan meninggalkan tempat ini,” tegas Jumain. (p11/iis)

To Top