Gelombang Tinggi, Pelabuhan Feri Kolaka Ditutup Sementara – Berita Kota Kendari
Headline

Gelombang Tinggi, Pelabuhan Feri Kolaka Ditutup Sementara

2 buah kapal fery masih berlabuh di pelabuhan Mekongga Kolaka, dan belum diizinkan berlayar karena cuaca buruk. (Foto: Armin/BKK)

KOLAKA,BKK- Akibat tingginya gelombang air laut di teluk Bone, membuat Syahbandar Kolaka mengambil kebijakan menutup sementara pelabuhan feri untuk tidak melakukan pelayaran ke Bajoe Sulawesi Selatan (Sulsel) pada senin (30/1).

Kepala seksi kesyahbandaran kantor syahbandar Kolaka Arman Hakim, selasa (31/1) mengungkapkan kalau pihaknya menutup sementara atau  tidak memberikan izin melakukan pelayaran pada senin, akibat cuaca buruk diteluk Bone.

” Kita mendapatkan informasi mengenai kondisi ombak di teluk Bone berkisar dua hingga empat meter, sehingga untuk sementara kita tidak mengizinkan kapal berlayar,” ungkapnya.

Menurut Arman, pihak Syahbandar melakukan penutupan pelayaran untuk sementara saja. Jika kondisi cuaca sudah kembali membaik, izin pelayaran kapal fery Kolaka-Bajoe kembali akan diberikan, apalagi saat ini ketinggian gelombang air laut di wilayah perairan Bone tidak bisa diprediksi, sebab memasuki musim angin barat.

” Kami hanya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi ini menyangkut nyawa manusia,” kata Arman Hakim.

Sementara salah seorang penumpang kendaraan bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP), Mirna mengaku terpaksa harus menginap di pelabuhan karena kapal fery tidak bisa berangkat. Dirinya mengaku lebih baik tidak berangkat jika harus membahayakan jiwa mereka.

“Kami tidak tahu kalau kapal feri dilarang berangkat oleh syahbandar. Katanya besar ombak,” kata Mirna.

Pantauan selasa kemarin, tiga kapal fery masih terlihat berlabuh di pelabuhan Mekongga Kolaka, sementara ombak di laut masih terlihat kencang, begitupun mobil penumpang dan barang masih terlihat parkir di pelabuhan. (cr3)

To Top