Wakil Bupati Minta STQ Digelar Megah – Berita Kota Kendari
Aktualita

Wakil Bupati Minta STQ Digelar Megah

Foto: Malik Ditu

RAHA, BKK – Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Kabupaten Muna sudah didepan mata. Jika tidak ada aral iven ini akan dimulai tanggal  6 sd 10 Februari 2017.  Agar iven ini digelar berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, Wakil Bupati Muna Abdul Malik Ditu minta agar konsep  iven ini digelar lebih megah dan semarak.

Permintaan ini memang bukan tanpa alasan.mengingat pada iven iven tahun sebelumnya kegiatan seperti ini berjalan kurang semarak dan kurang mendapat perhatian masyarakat Muna. Untuk menumbuhkan minat masyarakat menyambut kegiatan syiar islam ini, Malik Ditu minta publikasi lebih digencarkan lagi.

“Dikasih heboh kegiatannya agar masyarakat  tahu. Bikin yang bagus biar seru, apalagi ini syiar Islam,” kata Malik Ditu saat memimpin rapat pembentukan panitia pelaksana STQ, senin (30/1) diaula Setda Muna yang dihadiri para kepala skpd dilingkup Pemda Muna.

Agar STQ ini lebih semarak dan berjalan terbuka, Wakil Bupati Muna ini mengubah rencana  pembukaan yang awalnya akan digelar di Aula Galampano berpindah ke Mesjid Al Markaz Al Islami Al Munajad Kabupaten Muna.

Sedangkan terkait dana kegiatan ini, pasangan LM Rusman Emba ini mengatakan dirinya akan terus mengkomunikasikan masalah ini ke DPRD Muna dalam hal penganggaran. Dia juga minta agar DPRD Muna  lebih fokus dalam penempatan anggaran dalam kegiatan syiar Islam seperti ini.

Dalam STQ ini akan dipertandingkan tiga cabang lomba yakni Tilawah, Hifzil atau hafalan dan tafsir bahasa arab dan terakhir   Qiraah as-sab’ah. Sedangkan cabang Tilawah akan dipertandingkan  kategori anak dan dewasa baik putra maupun putri. Sementara hafalan diperuntukan untuk kategori 1 juz, 5, 10, 20, dan 30 juz. dan tafsir bahasa arab.

Sementara panitia pelaksana menyiapkan tiga lokasi pelaksanaan kegiatan diantaranya Mesjid Sekretariat Daerah Kabupaten Muna. Kemudian disiapkan pula masjid  untuk menampung peserta Hifzil atau hafalan serta tafsir bahasa arab. Sedangkan 2 masjid lainnya  adalah masjid Al Markaz Al Islami Al Munajad dan Baitul Makmur. Masjid yang baru dipergunakan awal tahun  2016 itu diperuntukan bagi peserta cabang tilawah. Sedangkan Masjid Baitul Makmur diporsikan untuk kategori Qiraah As-Sab’ah. (cr1/lex)

To Top