Pekan Depan, KPU Kota Kendari Mulai Salurkan Formulir C6 – Berita Kota Kendari
Beranda

Pekan Depan, KPU Kota Kendari Mulai Salurkan Formulir C6

Ketgam: Staf KPU Kota Kendari saat mempersiapkan penyaluran logistik. (foto: Rudy/BKK)

KENDARI, BKK- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari mulai mempersiapkan untuk penyaluran formulir model C6 ke masing-masing masyarakat sesuai dengan daftar pemilih tetap (DPT) yang telah ditetapkan beberapa waktu lalu. Formulir C6 adalah formulir pemberitahuan untuk memberikan suara, kepada pemilih.

Pendistribusian C6 ke masyarakat dilakukan mulai 6 Februari sampai 12 Februari mendatang, dari rumah ke rumah berdasarkan by name by adreess dan langsung diserahkan kepada pemilik nama yang terdaftar dalam DPT, tidak boleh dititip kepada yang bukan pemilik nama.

Ketua KPU Kota Kendari Hayani Imbu mengatakan, sebelum itu pihaknya telah menyampaikan ke masing-masing Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) untuk mengecek nama-nama masyarakat yang terdaftar dalam DPT.

“Ini bagusnya sekarang menggunakan by name by adress. KPPS saat ini tidak disibukkan lagi untuk menulis nama-nama tersebut serta alamat masyarakat,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (30/1).

“Kami juga telah bimtek (bimbingan teknik) KPPS dan melalui ketua KPPS untuk menyampaikan di 5 Februari mendatang untuk membagi tugas, siapa akan membawa siapa, yang dimulai sejak 6 Februari selama tujuh hari ke depan,” tambahnya.

Ia menerangkan, dalam pendistribusiannya, KPU akan melibatkan masing-masing tim pemenangan pasangan calon (paslon) bersama pihak Panitia Pengawas Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Panwaslih) Kendari.

Hal ini, kata dia, untuk menjaga transparansi serta akuntabilitas.

“Tapi, dalam pendistribusiannya itu masing-masing tim paslon bersama Panwaslih Kota Kendari hanya sebatas menyaksikan penyalurannya, bukan ikut untuk menyalurkan,” terang Hayani.

“Sejak jauh-jauh hari juga kami sudah memberitahukan kepada tim kampanye paslon, untuk menyiapkan orang-orangnya dalam penyaluran C6 nantinya. Jangan sampai dengan tidak adanya tim kampanye paslon mengakibatkan penyalurannya itu tertunda, sementara waktu yang disiapkan sangat terbatas,” sambungnya.

Dijelaskan, jika dalam proses penyalurannya itu, KPPS telah mendatangi rumah masyarakat untuk menyalurkan C6, tapi orang yang bersangkutan tidak ditemukan, maka KPPS tidak boleh menitip kepada orang lain, meskipun tempat penitipannya itu di samping rumah orang yang tertera namanya dalam DPT.

“Kewajiban KPPS dalam penyaluran C6 itu hanya satu kali saja per masing-masing rumah. Kalau tidak diketemukan maka KPPS menunggu warga untuk mengambil C6 di KPPS. Karena, tidak mungkin KPPS selalu akan mendatangi warga untuk membagikan C6 tersebut,” Hayani merinci.

“Berkait yang meninggal dunia atau yang telah pindah domisili dan yang tidak diketemukan, itu harus dikembalikan ke KPU Kota Kendari melalui PPS dan PPK lalu direkapitulasi berapa jumlah C6 yang tidak terdistribusi di setiap TPS,” ujarnya.

Ditegaskan, pengembalian C6 atas warga yang tidak ditemukan itu dilakukan karena dalam tiga hari menjelang pemungutan suara bukan lagi pendistribusian yang diurus.

“Melainkan mengenai kesiapan di masing-masing TPS serta sosialisasi di masyarakat berkait lokasi TPS, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya dalam hari pemungutan suara,” ujarnya. (m2/iis)

To Top