Di Kendari, Harga Cabai Rawit Naik Tiga Kali Lipat – Berita Kota Kendari
Beranda

Di Kendari, Harga Cabai Rawit Naik Tiga Kali Lipat

KENDARI, BKK – Harga cabai rawit merah naik tiga lipat sejak 17 Januari. Dari biasanya seharga Rp 25 ribu per kilo telah menjadi Rp 60 ribu per kilonya.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Bina Usaha pada Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Kendari Iskandar Senin (30/1).

Ia mengakui kenaikan harga cabai tersebut sebenarnya sudah berlangsung sejak sebelum tahun baru, dan hingga kini harganya tak kunjung normal.

“Penyebabnya, tidak lain disebabkan karena cuaca. Seperti kita ketahui, saat ini sudah memasuki musim penghujan, sehingga mempengaruhi pertumbuhan komoditas cabai,” ujarnya.

Ia juga megatakan, jika stok suatu komoditas sagat terbatas, maka tentu akan berdampak pada harga pula.

Sebaliknya, lanjut dia, bila stok suatu komoditas berimpah, maka dampaknya harga dipasaran juga akan stabil atau rendah.

“Kami prediksi harga cabai akan kembali normal jika cuaca sudah membaik atau normal,” katanya.

Masih kata dia, kendati komoditas cabai mengalami lonjakan harga, ada beberapa komoditas lain yang mengalami penurunan harga.

“Seperti, tomat dan kol megalami penurunan harga di pasaran, yakni dari Rp 8 ribu per kilo menjadi Rp 6 ribu per kilo,” ujarnya.

Sedangkan, sambung dia, untuk komoditas sayur-mayur seperti kol juga mengalami penurunan harga dari Rp 16 ribu per kilo menjadi Rp 14 ribu per kilo.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Distand) Kota Kendari Zainal Arifin mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan harga cabai, pihaknya menyalurkan bibit cabai kepada masyarakat, selanjutnya pihaknya tinggal melakukan pembinaan sampai masyarakat bisa menanamnya.

“Untuk di Kendari selain komoditas cabai yang kerap kali mengalami inflasi, telur juga sering mengalami hal yang serupa. Hal itu tidak lain disebabkan karena keterbatasan atau kemahalan pakan ternak,” ungkap Zainal Arifin.

Menurut dia, tentu pihaknya tidak berdiam diri dengan kondisi ini, melainkan berusaha membangun bahkan berhasil membangun pabrik pakan ternak yang belum lama ini diresmikan.

“Harapan kami, dengan langkah-langkah yang kami ambil meskipun bukan mengantisipasi sepenuhnya, tetapi paling tidak dapat menanggulangi permasalahan yang ada,” harapnya. (cr6/iis)

To Top