Umar Samiun Ditangkap KPK, PAN Harus Bertindak – Berita Kota Kendari
Suksesi

Umar Samiun Ditangkap KPK, PAN Harus Bertindak

Ketgam: Najib Husain

KENDARI, BKK – Penangkapan Bupati Buton non aktif, Samsu Umar Abdul Samiun oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa hari lalu, tentu memberikan citra buruk bagi kepemimpinan daerah. Tidak terkecuali bagi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang kurang lebih setahun diketuainya.

Pakar komunikasi politik Sultra Dr Najib Husain menilai, penangkapan Ketua DPW PAN Sultra itu tentunya memberikan dampak buruk bagi partai itu sendiri. Olehnya itu, menurutnya, partai berlambang matahari terbit ini  harus mengambil sikap tegas, walaupun belum ada ketetapan hukum atas kasus yang menimpa Umar Samiun tersebut.

“PAN harus mengambil sikap atas tertangkapnya Umar Samiun untuk menjaga nama baik PAN sendiri. Kalau PAN terlambat mengambil keputusan jangan heran kalau  ditinggalkan oleh pemilih karena sosok Umar Samiun dan PAN adalah sosok yang tidak bisa terlepaskan,” tuturnya saat ditemui, Sabtu (28/1).

Mengenai proses politik yang tengah dihadapi Umar Samiun yang kembali mencalonkan diri di Pilkada Buton, lanjut Najib, tentu tidak bisa dihentikan. Sebab, sesuai ketentuan, pencalonan tersebut tidak bisa dibatalkan kecuali kasusnya itu memiliki keputusan yang berkekuatan hukum tetap.

“Itu merupakan fenomena yang sangat menarik pada  pilkada di Indonesia dan Buton  merupakan contoh. Seperti  inilah kondisi  perpolitikan yang terjadi di bangsa kita dan merupakan kejadian buruk terhadap perpolitikan  yang  ada di Sultra,” tandasnya.

Umar Samiun sendiri merupakan tersangka dalam kasus dugaan pemberian suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar. Dia diduga memberi suap Rp 2,989 miliar untuk memuluskan perkara sengketa Pilkada Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, di MK pada 2011.(p12/nur)

To Top