Kasuistika

Kejari Muna Terjunkan Tim Investigasi Sejumlah Proyek di Mubar

Ketgam: Jembatan yang dikerja menyeberang tahun. Dalam papan proyek tertulis dikerjakan 2016 senilai Rp 1, 6 miliar, tapi baru dicor pekan lalu.

RAHA, BKK- Sebuah tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna diterjunkan ke Kabupaten Muna Barat (Mubar), Jumat (27/1). Tim memeriksa sejumlah ruas jalan poros, di antaranya poros Wuna-Lafinde, Lafinde-Maperaha di Kecamatan Sawerigading, serta poros jalan Desa Wakoila-Waturempe di Kecamatan Tikep.

Tim jaksa dipimpin Kepala Seksi Intelijen (Kasintel) Kejari Muna La Ode Abdul Sofian SH MH. Sofian terlihat geleng geleng kepala meliihat kondisi 4 poros jalan yang dicek.

Pasalnya kondisi jalan itu sudah rusak parah. Terlihat sejumlah pekerja sedang menambal sulam jalan poros di Desa Wakoila-Waturempe, saat tim jaksa memeriksa proyek infrastruktur tersebut.

“Kami turun lapangan ini mengecek langsung sejumlah poros jalan yang laporan dan data-datanya memang sudah ada pada kami. Kami ingin melihat faktanya jalan itu bagaimana. Semua ini akan menjadi fakta kami, sebagai pendukung data sebelumnya,” jelas Sofian.

Ia menambahkan, hasil kroscek ini akan dilaporkan pada Kajari Muna Badrut Taman SH MH.

“Kita akan ekpose internal dulu berkait data, fakta di lapangan, realisasi pencaiaran dananya, dan sebagainya. Kemudian, baru ditentukan langkah berikutnya,” tambahnya.

Tidak hanya mengecek 4 poros jalan yang rusak parah, tim Kejari Muna ini juga menemukan sejumlah jembatan yang dikerjakan menyeberang tahun.

Bahkan ada 3 jembatan yang dalam papan proyeknya dikerjakan 2016 dengan anggaran rata-rata Rp 1,6 miliar, malah baru dicor pada Jumat (27/1) lalu.

“Demikian pula dengan sejumlah proyek jembatan lainnya , yang hingga kini belum kelar dikerjakan,” kata Sofian. (cr1/iis)