Dermaga Tambat Labuh Dikejar Rampung Tahun Ini – Berita Kota Kendari
Beranda

Dermaga Tambat Labuh Dikejar Rampung Tahun Ini

Asrun

KENDARI, BKK – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari optimis pembangunan dermaga tambat labuh rampung tahun ini. Kepala Dinas (Kadis) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kendari Ali Aksa mengatakan itu, akhir pekan lalu.

Dikatakan, proyek yang menyedot anggaran kurang lebih Rp 60 miliar itu dijadikan sebagai salah satu poin mendukung visi Wali Kota Kendari Asrun, untuk menjadikan Kota Kendari sebagai Smart City.
Kata dia, Pemkot Kendari bertekad akan membuat spot-spot di lokasi dermaga tambat labuh, salah satunya spot bermain anak.

“Dermaga tambat labuh ini sebenarnya terdiri dari tiga zona. Zona satu progresnya sudah 80 persen, zona dua sudah 50 persen, sedangkan zona tiga progresnya sudah 89 persen.

“Pengerjaan dermaga tambat labuh ini sudah berlangsung sejak 2015, dengan tiga tahun anggaran. Kami akan upayakan tahun ini bisa diselesaikan sebelum periode Wali Kota Asrun berakhir,” ungkap Ali, usai menghadiri pengukuhan pejabat struktural, Jumat (27/1).

Dikatakan, kontrak pengerjaan proyek dermaga tambat labuh bervariasi. Ada yang Rp 17 miliar, ada yang Rp 19 miliar, dan ada yang kontraknya Rp 29 miliar.

Ia mengaku, pengerjaan zona tengah agak lambat pengerjaannya karena jalurnya yang agak panjang, sehingga menggunakan anggaran yang cukup tinggi dibandingkan dengan dua zona lainnya.

Selain itu, lanjutnya, kedalaman laut dan lumpurnya yang juga sangat ekstrem.

“Tentu kita tidak mungkin menjadikan Smart City disepanjang Kota, karena membutuhkan anggaran yang sangat besar. Sehingga, kita inginkan di daerah tambat labuh menjadi satu poin Kota Smart ini,” ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, Kota Kendari didukung dengan teluk yang sangat indah, sehingga di daerah teluk itulah sangat tepat dijadikan sebagai salah satu bagian menempatkan smart point.

“Sekarang daerah Teluk Kendari kondisinya sudah sangat dangkal, sehingga kita harus mencarikan solusinya sehingga nantinya di Teluk Kendari air semua yang kita lihat,” ujarnya.

“Salah satu cara yang mesti dilakukan adalah dengan membuat dermaga tambat labuh yang nantinya dijadikan sebagai arena publik. Saya juga berkeyakinan dermaga tambat labuh ini disisi lain memiliki manfaat.

“Utamanya karena tempat kuliner kita yang berada di pinggir bypass sudah tidak memungkinkan lagi, karena saat ini infrastruktur jalan di Kendari sudah jauh lebih lebar,” katanya panjang lebar.

Bahkan, masih kata dia, di daerah tambat labuh nantinya akan dibuatkan delapan spot.

Baik spot untuk konferensi pers maupun spot untuk bermain anak. Untuk itu, ia menegaskan, bangunannya nanti akan dirancang tidak terlalu tinggi, sehingga pemandangan di jalur bypass Kendari tetap terjaga.

“Selain itu, di lokasi tambat labuh nanti kita juga ingin ciptakan nelayan-nelayan di Kendari bisa teratur. Untuk itu, kami juga akan menyiapkan satu spot untuk perahu kayu (nelayan, red). Sehingga kedepan nuansanya di jalur bypass lebih enak dilihat,” tuturnya. (cr6/iis)

To Top