Polemik Jadwal Kampanye Akbar Zayat Syahriah dan ADP-Sul – Berita Kota Kendari
Beranda

Polemik Jadwal Kampanye Akbar Zayat Syahriah dan ADP-Sul

KENDARI, BKK – Tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, Muhammad Zayat Kaimoeddin-Suri Syahriah Mahmud (Zayat-Syahriah) menuding Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari sama sekali tidak bisa menyatakan sikap, atas penetapan waktu kampanye akbar masing-masing paslon.

Hal itu dikatakan juru bicara (jubir) Zayat-Syahriah, Umar Bonte. Menurut dia, sebelumnya KPU Kota Kendari telah menyampaikan bahwa setiap paslon dalam melakukan kampanye akbar berdasarkan penetapan nomor urut dari ketiga paslon.

Sehingga, kata dia, dari jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya KPU dalam pelaksanaan kampanye akbar paslon nomor urut 2 Adriatma Dwi Putra-Sulkarnain (ADP-Sul) dan paslon nomor urut 3 Zayat-Syahriah terpaksa menggunakan hari yang bersamaan.

“Sebenarnya, proses yang telah berjalan sangat baik ini, jangan dikotori oleh orang-orang tertentu hanya dengan kepentingan pribadi mereka. Kami selama ini sudah sangat teratur,” ujar Umar Bonte, Rabu (25/1).

“KPU sudah mengeluarkan jadwal kampanye itu juga kami sudah teratur, dan selama ini kami juga sudah ikuti jadwal pencabutan nomor urut dari KPU, dan kami ada di posisi nomor 3 yang segala sesuatunya itu berdasarkan nomor urut, dan seharusnya dalam kampanye akbar itu hari terkhir adalah hari kami.”

Dia juga menuding ada keberpihakan KPU dalam mengambil keputusan untuk menetapkan jadwal kampanye akbar.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari ini mengungkapkan, sebelumnya pihaknya telah melakukan rapat koordinasi bersama dengan pihak KPU.

Namun, kata dia, lagi-lagi KPU Kota Kendari tetap memaksakan keinginan dari paslon nomor urut 2 harus diterima. Sementara, menurut dia, jadwal kampanye tersebut menjadi jadwal kampanye paslon Zayat-Syahriah.

“Kami juga sudah melakukan konfirmasi dengan pihak Kepolisian Resor (Polres) Kendari, dalam hal ini pihak kemanan juga tidak bisa menjamin keamanan antara sesama pendukung paslon, jika melakukan kampanye di waktu yang bersamaan. Sehingga, jika memang nantinya waktunya sama, siapa yang bakal menjamin jika terjadi keributan. Kalau memang KPU bisa menjamin keamanannya, berarti luar biasa itu Ketua KPU,” ketusnya.

Menanggapi itu, Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan pada KPU Kota Kendari Ade Suerani mengatakan, pihaknya telah menetapkan rapat kampanye umum pada 26 Oktober 2016 lalu.

Dalam rapat tersebut, kata dia, ketiga LO paslon juga turut hadir dan memberikan seluruh rancangan dan metode dalam pelaksanaannya nanti.

Dirinya mengakui, dalam pelaksanaan kampanye rapat umum bersama itu dilakukan hanya sekali saja.

“Pada Januari ini masuk usulan atau pemberitahuan di KPU Kota Kendari bahwa masing-masing paslon akan melakukan kampanye akbar. Untuk paslon nomor urut 1 jadwalnya itu 8 Februari, paslon nomor urur 2 jadwalnya 11 Februari begitupula dengan paslon nomor urut 3 dihari yang sama,” paparnya.

“Setelah kami melihat ada dua paslon yang akan melakukan kampanya akbar di waktu yang sama, sehingga KPU Kota Kendari akan melakukan rapat kembali untuk membahas persoalan itu.”

Masih kata dia, KPU akan melakukan mediasi antara paslon nomor urut 2 dan paslon nomor urut 3 untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Namun kedua paslon, ujar dia, tetap bertahan untuk melakukan kampanye akbar di hari yang sama.

Sementara, pihak kepolisian sama sekali tidak bisa menjamin keamanan jika keduanya melakukan kampanye akbar secara bersamaan meski lokasinya berbeda.

“Sehingga, dalam satu atau dua hari ke depannya, kami akan melakukan rapat koordinasi kembali bersama dengan pihak kepolisian untuk membicarakan dan memberikan solusi atas permasalahan ini. Serta, bagaimana kedua paslon ini bisa melakukan kampanye akbar di hari yang berbeda.

Walaupun memang sebenarnya KPU bisa memberikan haknya melakukan kampanye di hari yang sama,” jelasnya. (m2/b/iis)

To Top