Cabuli Bocah Lima Tahun, Pemuda Asal Bombana Diringkus Polisi – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Cabuli Bocah Lima Tahun, Pemuda Asal Bombana Diringkus Polisi

RUMBIA, BKK – Akibat mencabuli bocah berusia 5 tahun sebut saja Melati, seorang pemuda asal ibu kota Bombana bernama Kalepa (27) diringkus polisi.

Aksi bejat pria yang akrab disapa Carli ini terjadi pada Senin (23/1) sekitar pukul 18.00 Wita, di bilangan TK Dharma Wanita Kelurahan Lauru Kecamatan Rumbia Tengah, ibu kota Kabupaten Bombana.

Informasi yang dihimpun wartawan Berita Kota Kendari (BKK), Rabu (25/1), kasus pelecehan seksual di bawah umur ini diketahui setelah orangtua korban melaporkan tindakan bejat itu pada pihak kepolisian sektor setempat.

Kapolsek Rumbia Inspektur Polisi Satu (Iptu) Muh Arman SH menjelaskan, penangkapan tersangka bermula dari adanya laporan ibu korban bernama Rosalina, sesaat setelah kejadian aksi pencabulan tersebut.

Polisi kemudian bergerak mencari pelaku. Hanya selang dua jam, tepatnya pukul 20.00 Wita, tersangka diringkus polisi di Kelurahan Lauru Kecamatan Rumbia Tengah.

“Saat kami tangkap, dia (Carli,red) sementara duduk santai, tidak ada perlawanan saat kami ringkus dia. Dia juga tidak mengelak,” kata, Arman yang dikonfirmasi di Mapolsek, kemarin.

Ia menambahkan, awalnya korban (Melati,red) mengeluh sakit pada organ intimnya. Atas keluhan ini, Rosalina memeriksa organ intim anaknya.

“Disitulah, ibu korban ini menemukan luka lecet pada organ vital anaknya,” ungkap Arman.

Untuk memastikan penyebabnya, pihak keluarga korban ditemani polisi lalu membawa korban ke rumah sakit umum daerah (RSUD) untuk dilakukan visum.

Hasilnya, korban diduga kuat telah mendapat perlakuan tidak wajar. Dari hasil interogasi ibu korban terhadap anaknya, menunjukkan jika korban mengaku telah dicabuli oleh pelaku bernama Kalepa.

Di pihak lain, Koordinator Daerah (Korda) Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak Indonesia (TRC-PAI) Bombana Rahman Hasbi meminta, pihak Kepolisian mengusut tuntas kasus ini.

“Pelaku harus dijerat hukuman berat. Tujuannya agar pelaku tidak berbuat lagi ke anak-anak lain. Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas,” ungkapnya.

Pantauan jurnalis koran ini, pelaku mendekam di sel tahanan Mapolres Bombana untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Atas kasus ini, Carli dijerat dengan UU Nomor 35 Tahun 2014 sebagai Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2012 tentang Perlindungan Anak, dengan ncaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (cr2/b/iis)

To Top