Bupati Perintahkan Tata Ulang Kios Pedagang – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Bupati Perintahkan Tata Ulang Kios Pedagang

RAHA, BKK– Bupati Muna LM Rusman Emba ST memerintahkan dinas perindustrian dan perdagangan untuk menata kembali kios yang sebelumnya diutak-atik oleh pedagang yang direlokasi. Material tambahan yang merusak pemandangan, harus segera disingkirkan.

“Pokoknya yang bangun tempat cuci piring sendiri, yang pasang kain bekas, seng bekas, semua akan kita rapikan lagi. Harus dikembalikan ke bentuk semula. Tak boleh merubah sesuka hati. Itu perintah Pak Bupati,” kata Kadis Perindag Muna, Achmad Yani B SE M Si.

Mengenai WC darurat yang menjadi sorotan masyarakat karena dibangun di tepi jalan protokol, itu juga menjadi perhatian Pemkab. Achmad Yani menjelaskan, pihaknya akan memanggil konsultan pembangunan kios tersebut untuk mencari solusinya.

Yang sudah jelas, kata dia, WC darurat itu harus disingkirkan. Namun di sisi lain, pihaknya memaklumi perlunya pembangunan kamar kecil.

“Kita akan buat kamar kecil yang representatif. Kita sudah minta konsultan untuk merancangnya,” kata dia.

Kapan penataan ulang dilakukan, Achmad menjawab, secepatnya. Sebelum penataan dilakukan, para pedagang akan disurati terlebih dahulu untuk segera membersihkan kios yang sudah digratiskan kepada mereka itu, dari material yang membuatnya nampak kumuh.

“Perlu tindakan secepatnya karena ini sudah menyangkut wibawa pemerintah. Pedagang tidak boleh mengatur tempat itu, apalagi pengaturannya justru membuat terlihat kotor dan kumuh,” katanya.

Sementara Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Muna, Drs Sumitata menyatakan pihaknya siap dilibatkan dalam penataan ulang tersebut.

“Kalau bantuan kami diminta, kita siap kapan saja,” jelasnya.

Pantauan koran ini kemarin, situasi di lahan pedagang kaki lima yang berada di depan Hotel Aliya itu belum ada perubahan sama sekali. Sorotan masyarakat mengenai ulah oknum pedagang yang seenaknya merubah bentuk kios pemberian pemerintah itu, seakan-akan tidak memberikan dampak apa-apa.

Material bekas masih terlihat dipasang, sampah berserakan, dan WC darurat itu juga belum hilang dari tempatnya. (cr1/b/aha)

To Top