Pungutan SPP SMA di Sultra tidak Dilarang, #Asal Transparan dan tidak Mengikat – Berita Kota Kendari
Pendidikan

Pungutan SPP SMA di Sultra tidak Dilarang, #Asal Transparan dan tidak Mengikat

ilustrasi

KENDARI, BKK– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra)  tidak melarang Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk memberlakukan pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Asal, dibicarakan secara demokratis antara dewan guru dengan komite sekolah.

Kepala Bidang Perencanaan Dikbud Sultra, Burhanuddin mengungkapkan, pembayaran SPP diperbolehkan, selama dewan guru menjelaskan terkait pembayaran  tersebut dalam rapat komite. Selain itu  juga harus ada transparansi dari pihak sekolah kepada orang tua siswa.

“Pihak sekolah harus menjelaskan kepada dewan guru tentang dana-dana yang ia peroleh, diapakan dana-dana tersebut dan seperti apa pertanggung jawabannya,” terang Burhanuddin saat ditemui,  Selasa (24/1).

Burhanuddin membeberkan, dalam proses pembahasan antara dewan guru dengan komite sekolah terkait SPP, juga harus mengambil keputusan dalam menentukan jumlah yang harus dibayar. Porsinya harus benar-benar sesuai. Jangan sampai justru memberatkan orang tua siswa.

Dalam pembayaran SPP, ungkap Burhanuddin ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan, yakni tidak boleh ditentukan jumlahnya dan waktunya tak ditentukan. Namun, apabila telah menjadi keputusan harus benar-benar dipastikan itu tidak mengikat.

“Intinya ada keterbukaan dan tidak membebani. Kalau orang tua siswa bilang belum bisa bayar tidak bisa dipaksa, hanya rata-rata pembayarannya itu menjelang ujian,” tuturnya.

Untuk jumlahnya sendiri, tambahnya,  tidak boleh sama seperti sebelum adanya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kalau dulu misalnya hingga Rp 900 Ribu/siswa sudah harus ada pengurangan signifikan, sebab jika tidak ada perubahan maka akan timbul berbagai pertanyaan tentang penggunaan dana BOS tersebut. (p12/b/nur)

To Top