Panwas Kolut Hentikan Kasus Dugaan Money Politic Paslon An-Nur – Berita Kota Kendari
Suksesi

Panwas Kolut Hentikan Kasus Dugaan Money Politic Paslon An-Nur

LASUSUA, BKK -Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) menghentikan pengusutan kasus dugaan money politic (politik uang), yang di diduga dilakukan tim pasangan calon (Paslon) Nur Rahman Umar-H Abbas (An-Nur).

Penyelidikan yang dilakukan sentra penegakan hukum terpadu (Gakumdu),tidak menemukan bukti adanya money politic seperti yang disangkahkan tim paslon Bupati dan Wakil Bupati Kolut Bobby Alimuddin Page- Maksum Ramli (BAP-MR).

Dugaan pelanggaran tersebut sebelumnya di laporkan tim paslon BAP-MR, atas penemuan sejumlah uang dan gula pasir dalam sebuah mobil di Kecamatan Ngapa beberapa waktu lalu.

“Setelah dilakukan pengkajian selama 5 hari, semua pihak terkait yang menangani laporan ini langsung mengadakan rapat pleno. Hasilnya kemudian disampaikan ke pihak pelapor yakni tim BAP-MR bahwa kasus dugaan money politic tim paslon An-Nur dihentikan atau tidak ditemukan usur pelanggaran pidana pada money politic yakni adanya penerima dan pemberi pada dugaan ini,” terang Ketua Panwaslu Kolut, Ajamal saat ditemui, Selasa (24/1).

Dari hasil pembahasan selanjutnya, kata Ajmal, laporan dugaan money politic tersebut tidak cukup bukti dan tidak memenuhi unsur pidana pemilu. Lemahnya alat bukti juga tercermin dalam  kasus tersebut seperti pelapor tidak menemukan unsur ajakan untuk mencoblos salah satu paslon.

“Gula ditemukan di sebuah mobil yang sedang parkir, jadi tidak ditemukan unsur memberikan dan menjanjikan baik dari pelapor, terlapor dan saksi tidak ada satupun yang melihat memberikan gula dan uang pada pemilih,” terangnya.

Olehnya itu, barang bukti berupa barang maupun uang yang sudah diamankan sebelumnya sebagai barang bukti direkomendasikan sentra gakumdu agar dikembalikan kepada terlapor.

“Sehingga kami (Panwas-red) berkesimpulan sangat tidak terbukti diberikan ke masyarakat tapi di berikan untuk posko maka tidak ada unsur money politic dan semua barang bukti di kembalikan,” ungkapnya.

Ajmal menambahkan, untuk proses selanjutnya pihaknya menyerahkan penuh pada terlapor yakni tim paslon An-Nur, apakah akan membawa kasus tersebut pada laporan kepolisian.

Ketua tim pemenangan An-Nur, Ahmad Jais mengungkapkan, mobil yang digunakan timnya yang diduga melakukan money politic tersebut telah dirusaki. Olehnya itu, pihaknya melaporkannya ke pihak berwajib, dimana saat kejadian juga terjadi tindakan perampasan terhadap timnya yang sebenarnya hanya mengantarkan gula ke posko-posko An-Nur.

“Kita sudah laporkan pada pihak kepolisan atas dugaan perampasan yang diserati kekerasan terhadap tim relawan An-Nur saat hendak akan membawah akomodasi dan kebutuhan posko, termasuk pengrusakan mobil operasional,” tegas Ahmad Jais. (k6/b/nur).

To Top