Disnakertrans Konut Segera Sweeping TKA – Berita Kota Kendari
Headline

Disnakertrans Konut Segera Sweeping TKA

WANGGUDU, BKK – Keberadaan tenaga kerja asing (TKA) di Kabupaten Konawe Utara (Konut) menjadi perhatian pemerintah setempat. Dalam waktu dekat, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat akan membentuk tim khusus (Timsus) untuk menelusuri keberadaan para TKA yang mayoritas berasal dari Republik Rakyat China.

Hal itu diungkap Kepala Disnakertrans, Muhardi Mustafa kepada Berita Kota Kendari, di ruang kerjanya, Selasa (24/1). Dia mengatakan tim yang akan dibentuknya itu hanya akan melibatkan internal Disnakertrans Konut. Namun, tidak menutup kemungkinan timsus itu bakal menggandeng pihak lain yang berkompeten.

“Jika ternyata banyak ditemukan tenaga kerja asing di lapangan. Maka kita akan menggandeng Imigrasi Kendari untuk mendampingi kita. Karena bisa saja tidak bisa kita atasi sendiri,” kata Muhardi.

Mantan Kadis Pertambangan dan ESDM Konut ini mengungkap, pihaknya sebelumnya sudah melakukan inspeksi ke salah satu perusahaan pertambangan yang beroperasi di kecamatan Langgikima. Perusahaan
tersebut adalah PT Konutara Sejati (KS).

Saat itu, Disnakertrans Konut hanya sebagai pendamping Disnaker Provinsi. Dikarenakan laporan masyarakat terkait keberadaan TKA di PT KS langsung disampaikan ke Pemerintah Provinsi.

“Sudah pernah ada yang turun, tapi provinsi. Kita hanya mendampingi saja. Provinsi turun karena ada laporan dari masyarakat jika di tempat itu ada tenaga kerja asingnya,” Katanya.

Sayangnya, penelusuran bersama pihak provinsi saat itu sia-sia. Laporan warga tidak terbukti. Tim tidak menemukan ada TKA, baik dari China maupun negara lain. Dugaannya karena perusahaan yang diketahui milik investor asal China itu sementara vakum atau tidak beroperasi.

“Nanti kita akan taktisi. Tim yang kita bentuk akan turun saat ramai-ramainya kegiatan. Saya yakin pasti akan kita temukan TKA di sana,” tuturnya.

Sebelum membentuk Timsus, Muhardi mengaku diam-diam sudah mulai mengumpulkan data dan informasi awal keberadaan dan jumlah TKA di Konut. Setelah data terkumpul, Tim bentukan Disnakertrans akan turun langsung ke perusahaan-perusahaan yang terdeteksi mempekerjakan TKA.

“Kami sudah mulai mengumpulkan data. Staf yang membidangi ketenaga kerjaan sudah saya perintahkan mengumpulkan informasi. Kita akan cek nanti setelah data terkumpul. Kita mau tau ijin apa mereka gunakan untuk bekerja. Termasuk masalah pengupahan karyawan,” ujarnya.(k7/c/lex)

To Top