Debat Pilwali Kendari Tahap II Live di Metro TV – Berita Kota Kendari
Suksesi

Debat Pilwali Kendari Tahap II Live di Metro TV

KENDARI, BKK – Debat tahap II Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwali) Kendari yang dijadwalkan 31 Januari mendatang, akan disiarkan langsung (live) di stasiun televisi (TV) nasional yakni Metro TV.

Komisioner KPU Kota Kendari Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan, Ade Suerani mengatakan, setelah melalui proses lelang, debat putaran kedua Pilwali Kendari tersebut dimenangkan salah satu Event Organizer (EO) asal Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel). Debat kemudian diputuskan untuk disiarkan live di Metro TV berdasakan permintaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara.

“Untuk moderatornya kemungkinan besar sudah terkonfirmasi adalah Widya Syaputra yang juga merupakan presenter MetroTV. Namun, untuk penetapannya itu bakal diumumkan antara 25 atau 26 Januari mendatang,” terang Ade saat ditemui di sela-sela kegiatannya  di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa (24/1).

Dikatakannya, debat Pilwali Kendari tahap II nanti menggunakan lima segmen dan durasi waktunya lebih singkat dibanding debat pertama. Akan tetapi, menurut Ade, acara yang akan disaksikan secara nasional tersebut akan lebih berbobot dan berkualitas dibanding debat sebelumnya.

“Memang waktunya itu hanya 90 menit dalam debat kedua nanti, berbeda dengan debat putaran pertama menggunakan durasi waktu 120 menit. Tetapi materi yang bakal dibawakan dan debat kali ini itu jauh lebih berbobot dan berkualitas,” tuturnya.

Sebelumnya, salah satu tim pemenangan pasangan calon Zayat-Syahria mengatakan, debat tahap II yang berlangsung 90 menit hanya memberikan waktu 10 menit kepada masing-masing calon untuk menyampaikan fisi misinya. Hal ini dibantah Ade, sebab menurutnya, setelah dikalkulasi dan menghitungnya secara keseluruhan setiap paslon itu mendapat waktu berbicara selama 21,5 menit.

“Dalam durasi debat seperti yang dimintai salah satu tim pemenangan paslon untuk menambah durasi waktu karena dianggap sangat sedikit itu, setelah menghitung secara keseluruhan paslon mendapatkan waktu masing-masing sebanyak 21,5 menit. Selain itu, dalam debat yang digunakan kali ini sebenarnya itu adalah syarat dari ketentuan PKPU yang seharusnya memang hanya menggunakan durasi waktu 90 menit,” tandasnya.

Sementara itu, anggaran untuk pelaksanaan debat dengan menggunakan TV nasional tersebut syakni sebesar Rp 1,8 miliar. Namun masih kata Ade, setelah melalui proses lelang ada pengembalian dana ke KPU Kota Kendari sebanyak Rp 200 juta.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk model debat kedua kali ini, bakal dilakukan berbeda dengan debat putaran pertama lalu. Terutama, penyusunan posisi tempat duduk seperti jarak antara paslon dan sesama tim pendukung serta model kursi  akan diganti karena di debat sebelumnya dianggap terlalu tinggi.

“Dalam debat kedua nantinya itu yang akan menduduki kursi lima deretan paling depan adalah tamu undangan dari KPU Kota Kendari bukan lagi seperti kemarin. Tetapi untuk tim panelisnya masih tim panelis debat pertama karena namanya itu belum ditahu oleh paslon,” pungkasnya. (m2/b/nur)

To Top