Suksesi

Panwaslu Kolut Pastikan Pengawas TPS Akan Netral

Luis/Berita Kota Kendari
Ketgam: Pelantikan Pengawas TPS di Gedung Juang Patampanua

LASUSUA, BKK -Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Senin (23/1), melantik 316 petugas pengawas Tempat Pemungutan Suara (TSP). Petugas ini akan ditempatkan di 133 desa dan 15 kecamatan saat pemungutan suara pilkada 15 Februari mendatang.

Ketua Panwalu Kolut, Ajmal Arif mengatakan,  pengawas yang dilantik itu hampir sama dengan jumlah TPS. Ia pun memastikan petugas yang telah disumpah ini akan bersikap netral menghadapi pilkada.

“Pengawas TPS merupakan ujung tombak untuk untuk pelaksanaan pengawasan di lapangan. Para pengawas inilah yang nantinya menentukan apakah pelaksanaan Pilkada Kolut ini bisa berjalan demokratis sehingga petugas pengawas ini harus netral,” kata Ajmal.

Menurut Ajmal, kalaupun ada pengawas TPS yang melanggar kode etik akan di klarifikasi dan bila ditemukan terbukti, maka petugas tersebut diminta mengundurkan diri.

Ia mengungkapkan, pada setiap perhelatan pesta demokrasi pemilu, pelanggaran money politic atau politik uang yang paling banyak terjadi dan dengan cara yang rapi.

“Dugaan politik uang merupakan pelanggaran pemilu yang paling sering menjadi sengketa. Sehingga panitia pengawas kabupaten, kecamatan sampai desa dituntut untuk berkerja dengan maksimal,” ujarnya.

Ajmal juga mengharapkan, tim relawan dan simpatisan paslon untuk melaporkan jika melihat atau menyaksikan adanya dugaan politik uang dan melakukan tindakan oper protektif.

“Kita berharap pada Pilkada Kolut ini, tidak ada di temukan politik uang, sehingga akan menghasilkan pilkada berkualitas,” imbuhnya. (k2/c/nur).