Ganti Rugi Dibayarkan Juli Nanti, tapi Akan Didata Ulang #Sengketa Pembebasan Lahan Warga Kelurahan Bende – Berita Kota Kendari
Headline

Ganti Rugi Dibayarkan Juli Nanti, tapi Akan Didata Ulang #Sengketa Pembebasan Lahan Warga Kelurahan Bende

KENDARI, BKK– Sengketa pembebasan lahan warga sekitar Sungai Wanggu di Kelurahan Bende telah diputuskan dalam rapat dengar pendapat (hearing) sejumlah pihak terkait di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (23/01).

Salah satu warga RT 03 Kelurahan Bende, Tito menjelaskan, pihak kelurahan sudah pernah melakukan sosialisasi dan pendataan bahwa  masalah pembebasan lahan akan diselesaikan di 2012 lalu.

Namun, sampai saat ini belum ada realisasi dari pemerintah. Untuk itu, pihaknya kembali melakukan hearing di DPRD Sultra.

“Tiap tahunnya abrasi dan abrasi. Rumah warga sudah sebagian ada yang sudah jatuh akibat pembangunan tanggul pada 2013,” kata Tito usai mengikuti hearing.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Sultra Tahrir Tasrudin menerangkan, hasil rapat dengar pendapat dengan melibatkan instansi terkait sudah melahirkan keputusan.

Permasalahan sengketa pembebasan lahan warga akan diselesaikan pada Juli 2017, pada anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBDP).

Tahrir menjelaskan, penyelesaian sengketa pembebasan lahan pada anggaran perubahan mendatang dipastikan tidak ada lagi hambatan.

Sedangkan mengenai tata kriteria pembebasan lahan itu tergantung pendataan yang dilakukan Lurah Bende.

“Total anggaran belum bisa kita tetapkan, nanti didata kembali oleh pihak dinas terkait, nanti dia laporkan kembali kepada kita,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Ia menambahkan, bentuk penyelesaian sengketa pembebasan lahan tersebut adalah dalam bentuk ganti rugi. Alokasinya akan disesuaikan dengan hasil pendataan pihak kelurahan atau pun dinas terkait.

“Pada tahun 2013 sudah didata kemarin, kemudian dari biro pemerintahan pada saat itu sudah turun mengeksekusi. Tapi, memang dananya tidak cukup,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Sengketa Tanah Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pertanahan Sultra Muh Sabri. Ia pun memastikan sengketa pembebasan lahan warga tersebut akan dibayarkan pada anggaran perubahan mendatang.

“Yang penting nomenklaturnya jelas, kemudian data juga jelas, itu semua akan dibayarkan,” ujar Sabri.

Masih kata dia, permasalahan sengketa pembebasan lahan sudah menemui titik terang. Untuk itu pihaknya berharap agar warga Kelurahan Bende bersabar dan tidak terbawa emosi karena katanya, ini masih dalam proses.

“Kita juga akan berupaya agar masalah ini cepat tuntas. Kami juga berharap agar semua pihak terkait untuk bekerja sama menangani permasalahan ini,” imbuhnya. (p11/b/iis)

To Top