Tangani Parkir Ilegal, Dispenda Kendari akan Turun Lapangan – Berita Kota Kendari
Beranda

Tangani Parkir Ilegal, Dispenda Kendari akan Turun Lapangan

KENDARI, BKK – Tukang parkir ilegal kerap kali ditemukan di sejumlah kawasan pelayanan publik di Kota Kendari. Bahkan tak jarang tukang parkir tersebut melakukan pungutan di kantor pemerintahan daerah.

Saat dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kendari, Hj Nahwa Umar mengatakan, memang tidak ada larangan pungutan biaya parkir  untuk perkantoran maupun perusahaan swasta. Namun, khusus untuk kantor pemerintahan yang notabene terbuka untuk memberikan pelayanan publik, sebaiknya tidak perlu ada tukang parkir.

Nahwa sendiri mengaku belum pernah mendapatkan tukang parkir di area kantor pemerintahan di Kota Kendari. Hanya saja untuk memastikannya, pihaknya akan turun lapangan untuk melihat langsung aktifitas parkir yang sering dikeluhkan warga tersebut.

“Saya akan turun dan memastikannya di lapangan karena di kantor pemerintahan itu, mayoritas yang datang pegawai dan masyarakat yang benar-benar datang untuk meminta pelayanan. Sehingga, seharusnya tidak ada aktifitas parkir di tempat tersebut,” tegasnya saat ditemui, Sabtu (21/1).

Pungutan biaya parkir di sejumlah area perkantoran tersebut, lanjutnya, tidak pernah disetorkan ke dispenda. Dengan demikian, bila ada tukang parkir yang meminta bayaran maka menurutnya adalah pungutan liar.

Olehnya itu, sambungnya, jika tukang parkir tidak menggunakan karcis maka sebaiknya masyarakat jangan mau membayarnya.

“Makanya dua kali dalam setahun saya selalu kumpulkan petugas parkir dengan maksud memberikan pemahaman kepada mereka  untuk tidak menyelenggarakan parkir jika tidak punya karcis,” bebernya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berupaya mengatasi parkir ilegal tersebut. Bahkan pihaknya berencana memasanag  CCTV  untuk mengontrol aktifitas di setiap area parkir.

Sementara itu, salah seorang warga Kendari, Ningsih mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Dispenda Kendari yang akan turun lapangan. Sebab, jika tidak begitu maka tukang parkir ilegal akan terus melancarkan aksinya.

“Saya harap dengan begitu tukang parkir ilegal bisa teratasi, sehingga masyarakat tidak lagi dirugikan,” tambahnya. (Cr6/b/nur)

To Top