KP3 Periksa Kapten Kapal KM Uki Raya 23 #Insiden Menabrak Ruang Tunggu Pelabuhan #Kerugian Ditaksasi Rp 400 Juta – Berita Kota Kendari
Beranda

KP3 Periksa Kapten Kapal KM Uki Raya 23 #Insiden Menabrak Ruang Tunggu Pelabuhan #Kerugian Ditaksasi Rp 400 Juta

KENDARI, BKK– Kepolisian Sektor Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (Polsek KP3) Kota Kendari mulai lakukan pemeriksaan saski atas insiden rusaknya ruang tunggu penumpang pelabuhan, akibat ditabrak Kapal Motor (KM) Uki Uki Raya 23.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) KP3 Inspektur Polisi Satu (Iptu) Rachmat Zam Zam menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk mencari kebenaran atas insiden yang terjadi di Pelabuhan Pangkalan Perahu Kendari, Rabu (18/1) dini hari sekitar 04.00 Wita.

“Kita telah memeriksa dua orang saksi yakni Kapten Kapal Eko Mulyadi dan Kepala Kamar Mesin (KKM) KM Uki Raya 23 Munasir, untuk mengetahui pasti penyebab terjadinya kecelakaan itu” terang Rachmat ditemui di ruangannya, Jumat (20/1).

Dari hasil pemeriksaan, lanjut dia, diketahui kapal tidak dapat mengendalikan laju kecepatannya akibat kerusakan pada mesin sebelah kanan, di mana klem tali handle terlepas dan bautnya longgar, sedangkan untuk mesin bagian sebelah kiri As Tosennya terlepas.

“Bagian mesin kiri dan kanan kapal ternyata bermasalah tetapi hal itu terlambat diketahui pihak kapal, hingga akhirnya harus menabrak,” jelasnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan ini, masih kata Rachmat, pihaknya masih akan terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi termasuk melakukan koordinasi dengan pihak Syabandar untuk mempertanyakan kelayakan kapal dalam beroperasi.

“Kita masih akan terus dalami persoalan ini, sebab bisa jadi ini kelalayan yang disengaja,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Saninu Kasim ditemui terpisah menuturkan, insiden KM Uki Raya 23 yang menabrak ruang tunggu pelabuhan merupakan sebuah kelayakan yang merugikan konsumen yakni penumpang kapal.

“Ini merupakan kelalayan, karena mestinya sebelum kapal itu dioperasikan, yakni berlabuh semua yang berhubungan dengan mesin harus diperiksa dan dinyatakan aman terlebih dahulu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, akibat dari insiden ini yang menyebabkan rusaknya ruang tunggu Pelabuhan Pangkalan Perahu Kendari ditaksir hingga Rp 400 juta. (cr5)

To Top