Kasuistika

Rumah Kos Kebakaran, Warga Sibuk Selfie

Ketgam: Peristiwa Kebakaran yang meratakan rumah kos milik Ismail. (Foto: VELY/BKK)

WANGGUDU,BKK – Diduga lalai matikan bara api di tungku, satu unit kos-kosan milik warga di Kelurahan Wanggudu Kecamatan Asera Kabupaten Konawe Utara (Konut) ludes dilalap si jago merah.

Kejadian naas itu berlangsung pada Kamis (19/1) dini hari, ketika penghuni kos tengah tertidur pulas.

Malang nasib Ismail (54), usaha kos-kosan yang menjadi salah satu sumber penghasilannya harus kandas.

Pasalnya, rumah kos yang terdiri dari 8 kamar miliknya kini rata dengan tanah.

Belum bisa dipastikan sumber api berasal dari kamar nomor berapa. Namun, diduga dari bekas memasak air panas di salah satu kamar. Kobaran api dirasakan salah satu penghuni kamar kos, Ramila, sekitar pukul 00.30 Wita. Ia dibangunkan oleh suara ledakan.

Spontan Ramila langsung keluar kamar guna memeriksa sumber ledakan. Saat itulah dirinya melihat kobaran api dari salah satu dapur.

“Ramila (29) merupakan penghuni kamar nomor satu. Saat melihat dapur kos sudah terbakar, dirinya keluar dan meminta pertolongan warga,” ungkap Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Asera Komisaris Polisi (Kompol) Muhammad Basir, Kamis (19/1).

Api dengaan cepat merambat kekamar lain yang saling tersambung dikarenakan dinding terbuat dari papan serta atap dari daun rumbia.

Ditambah lagi di dalam ruangan itu terdapat genset yang berisi bensin, turut memicu kobaran api.

Untungnya aparat Polsek Asera yang tidak jauh dari tempat kejadian peristiwa (TKP) cujup sigap.

Mengetahui adanya peristiwa, aparat langsung menuju TKP. Bersama warga, pihak kepolisian berhasil mengevakuasi barang-barang rumah tangga milik para penghuni kos. Alhasil, kerugian bisa diminimalisasi.

“Saat kami ke sana, warga tidak ada yang melakukan evakuasi. Justru mereka hanya sibuk foto-foto saja. Nanti saat kita tiba langsung kita lakukan evakuasi,” ungkap Basir.

Untuk memadamkan api, satu unit mobil pemadam dikerahkan. Api berhasil dijinakkan pada pukul 01.10 Wita dan tidak merembes ke rumah lain.

Selain meratakan bangunan, satu unit motorpun ikut terbakar karena tak sempat diselamatkan. Meski tidak merenggut korban jiwa, diperkirakan kerugian materi yang dialami mencapai ratusan juta rupiah. (k7/c/iis)