Pemilik Lahan Tutup Akses ke TPA – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Pemilik Lahan Tutup Akses ke TPA

IRHAM/BERITA KOTA KENDARI
DIPALANG. Akses menuju TPA Wakonti diblokade oleh warga yang mengaku sebagai pemilik lahan, Kamis (19/1). Akibatnya, proses pembuangan sampah pun menjadi terhambat.

BAUBAU, BKK – Akses jalan menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Wakonti, Kelurahan Kadolokatapi, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, ditutup pemilik lahan, Kamis (19/1). Pemilik lahan langsung memasang dengan mengelas palang besi tepat di pintu masuk dari jalan poros Baubau – Pasarwajo itu.

Akibatnya 11 unit mobil pengangkut sampah tidak bisa masuk dan hanya terparkir di jalan poros. Amatan di lapangan, para sopir dan petugas mobil sampah terlihat pasrah dan hanya bisa duduk di sekitar pintu masuk, sambil menunggu perintah dari Pemkot Baubau.

Kuasa Hukum pemilik lahan, Arifin SH mengatakan, lahan yang sudah dijadikan jalan menuju TPA merupakan milik kliennya, Rudianto Candra. Alasan pemilik lahan menutup jalan karena Pemerintah Kota Baubau tidak pernah mengkonfirmasi kepada pemilik lahan untuk menggunakannya sebagai jalan.

Lahan milik kliennya sepanjang 100 meter ke dalam, mulai dari pintu masuk dan sudah bersertifikat. Dia bercerita, awal penggunaan lahan tersebut kala itu dipinjam oleh Mantan Wakil Walikota Baubau, Ibrahim Marsela saat menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Baubau.

“Karena waktu itu pak Ibrahim pinjam pribadi. Setelah dia jadi wakil walikota, seharusnya dikembalikan. Tapi sampai saat ini tidak ada, sampai ada jalan sekarang,” tuturnya.

Seharusnya kata Arifin, Pemkot Baubau mendata terlebih dahulu lahan yang sudah dijadikan jalan tersebut. Tidak pernah ada koordinasi dengan pemilik lahan. Pemilik lahan kata dia sudah mengirim somasi sejak dua bulan lalu kepada Pemkot Baubau, namun tidak ada tanggapan sampai akhirnya ditutup.

“Kita akan tetap tutup dan kita pakai sendiri, kita akan bangun rumah di sini,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Baubau, Ir Bahara ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penutupan jalan menuju TPA Wakonti. Dia sendiri tidak bisa berbuat banyak, dan mengaku jalan itu memang berada di lahan milik orang lain. Katanya, Pemkot Baubau sudah membuat jalan baru menuju TPA dan akan selesai dalam dua hari.

“Kita mau apa kalau dia tidak mau izinkan kita masuk,” tuturnya.

Untuk tuntutan pemilik lahan, dia enggan menjawab karena itu merupakan kebijakan atasan. Wartawan diminta menanyakan hal itu ke Sekda, Asisten I atau Kabag Pemerintahan. Dia juga mengaku sudah melaporkan hal itu ke Walikota Baubau AS Tamrin.

Untuk sementara sampah yang tidak bisa dibuang ke TPA Wakonti sudah dibuang ke dua tempat, yakni di Kelurahan Gonda, Kecamatan Sorawolio dan di Kelurahan Lipu, Kecamatan Betoambari. Pemilik lahan di dua tempat itu juga sudah bersedia lahannya dijadikan tempat pembuangan sementara. (k2/b/aha)

To Top