Lingkar Sultra

Warga Sanggona Akhirnya Nikmati Listrik

ABDUL RAHIM/BERITA KOTA KENDARI
TEPATI JANJI. Bupati Koltim Tony Herbiansyah bersama Kajari Jefriadin SH menandatangani prasasti pemanfaatan PLTD kapasitas 500 KvA di Kelurahan Sanggona, Kecamatan Uluiwoi, Senin (16/1). Daerah ini sebelumnya belum tersentuh jaringan listrik.

TIRAWUTA, BKK– Masyarakat Sanggona, Kecamatan Uluiwoi, pantas bersuka cita. Setelah berpuluh-puluh tahun lamanya, aliran listrik akhirnya masuk juga ke daerah mereka. Ini sejarah baru bagi mereka. Melihat langsung peralatan elektronik bisa berfungsi di rumah mereka sendiri.

Aliran listrik tersebut berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel berpakasitas 500 Kilovolt Ampere (KvA). Senin (16/1) lalu, PLTD ini diresmikan oleh Bupati Koltim Tony Herbiansya. Hari itu juga, listrik langsung mengalir ke sekitar 200an rumah.

Bupati mengatakan, pengadaan PLTD tersebut merupakan realisasi dari janji politiknya saat berkampanye setahun silam. Namun dia berjanji akan terus menambah kapasitas pembangkit listrik supaya bisa dinikmati oleh warga sekitar yang rumahnya belum kebagian aliran listrik.

“Sambil kita berusaha meningkatkan kapasitasnya, saya mohon agar PLTD ini dijaga sebaik-baiknya,” pesan bupati yang datang bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka, Jefriadin serta Danramil Mowewe, Hamka.

Kepala Dinas Pertambangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Koltim Eko Susanto melaporkan, PLTD ini akan menggunakan jaringan distribusi saluran udara tegangan rendah sepanjang 9000 meter per segi, yang dapat melayani sebanyak 220 rumah tangga sasaran di Kelurahan Sanggona dan Desa Tondowatu.

“Setiap pelanggan akan diberikan daya 450 watt,” ujarnya.

Menurut Eko, pembangunan PLTD ini bertujuan untuk memberikan akses pelayanan kelistrikan masyarakat di Kelurahan Sanggona dan Desa Tondowatu yang semenjak merdekanya RI, belum menikmati aliran listrik. Karenanya, daerah ini pun sangat tertinggal.

“Masuknya listrik di kedua daerah tersebut akan turut meningkatkan kenyamanan warga di malam hari,” katanya.

Bagi yang rumahnya belum teraliri listrik, diminta untuk bersabar. Pihaknya, kata Eko, akan mengupayakan pengembangan jaringan listrik di wilayah itu hingga dapat mengaliri 500 rumah tangga sasaran.

“Ke depannya PLTD tersebut dapat dimanfaatkan oleh 500 rumah tangga sasaran. Sehingga saya berharap dapat dipelihara sebaik mungkin,” katanya, saat membacakan laporannya pada Bupati Koltim. (k3/c/aha)