Unsultra Gelar Lokakarya Kurikulum Berbasis KKNI dan Standar Nasional Dikti – Berita Kota Kendari
Pendidikan

Unsultra Gelar Lokakarya Kurikulum Berbasis KKNI dan Standar Nasional Dikti

Ketgam: Prof Sunandar dan Prof Andi Bahrun saat membuka secara remi acara lokakarya kurikulum berbasis KKNI, Selasa (17/1

KENDARI, BKK – Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) melaksanakan lokakarya kurikulum perguruan tinggi berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan standar nasional dikti.

Salah satu pemateri nasional, Prof Sunandar yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, dalam pengelolaan kurikulum pendidikan di perguruan tinggi harus disesuaikan. Kurikulum merupakan hal yang sangat penting dalam menyonsong kebutuhan lapangan kerja yang kompeten dan berdaya saing.

“Semua mahasiswa harus dibekali dengan kompetensi-kompetensi yang sesuai dengan dunia kerja dan kebutuhan masyarakat, serta pengembangan keilmuan itu sendiri,” ujarnya.

Dikatakannya,  pengembangan harus sesuai dengan perkembangan zaman dan tuntutan dunia kerja.

Dalam penyesuainnya, lanjut Sunandar,  sudah ada beberapa dasar yang digunakan, pertama adalah KKNI, dimana di situ telah dirumuskan deskripsi-deskripsi umum dari masing-masing level dari tingkatan dimana mahasiswa itu kuliah.

“Deskripsi itu seperti keterampilan umum, pengetahuan atau skill dan juga sikap.  Di perguruan tinggi semua kurikulum sama, sehingga diharapkan  lulusan perguruan tinggi negeri maupun swasta memiliki kualitas yang sama untuk dapat meraih pekerjaan sesuai dengan bidang keilmuannya,” ungkap Direktur Program Pascasarjana Universitas PGRI Semarang itu.

Sementara itu, Rektor Unsultra Prof Andi Bahrun menuturkan, menyadari tantangan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), pihaknya mau tidak mau harus menjawab kepercayaan ini dan siap bersaing pada semua level. Baik itu di daerah, nasional maupun internasional.

“Alasan kami menyelenggarakan lokakarya kurikulum berbasis KKNI dan standar nasional dikti, yaitu agar peserta bisa memahanmi apa itu kurikulum, sehingga nantinya peserta akan mampu menyusun kurikulum dengan baik dengan dokumen yang lengkap untuk diterapkan kepada mahasiswa ,” paparnya.

Selain itu, pihaknya mengupayakan perbaikan kurikulum berbasis KKNI dan standar nasional dikti sudah tidak bisa ditawar lagi.

“Kita sudah harus mempersiapkan kompetensi lulusan Unsultra yang dapat memasuki dunia lapangan pekerjaan dan bisa bersaing dengan alumni lain, dalam memasuki pesaingan bukan hanya di daerah dan  nasional tetapi juga inernasional,” ujarnya.

Ia juga mengharapkan, mahasiswanya memiliki kompetensi untuk mampu menyelesaikan masalah sosial  di tengah-tengah masyarakat dan bisa mengembangkan ilmu pengetahuan, sesuai tuntutan zaman.(p12/b/nur)

To Top