Beranda

Tinggal Buton yang Belum Punya Kampung KB

KENDARI, BKK – Hanya tinggal Kabupaten Buton di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang belum terbentuk Kampung Keluarga Berencana (KB).

Ketua Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sultra Drs Ali Ismail mengungkapkan, sudah 17 kabupaten dan kota yang sudah didirikan Kampung KB pada Desember 2015.

“Lagi satu kabupaten yang belum terbentuk Kampung KB, yakni di Buton,” ujarnya.
Tahun ini, BKKBN Perwakilan Sultra bertekad agar setiap kecamatan punya satu Kampung KB.

“Harapan kami, mudah-mudahan Kampung KB yang sudah terbentuk bisa menjadi contoh, dan pintu masuk semua lintas sektor,” tambah Ali Ismail.

“Dan, itu sudah dianggarkan dalam DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) 2017. Jadi tinggal implementasinya saja. Kami harapkan pada Februari nanti semua teman-teman sudah bisa bergerak,” sambungnya.

Ia melanjutkan, anggaran Kampung KB tersebut sifatnya stimulan, yakni satu desa sebesar Rp 10 juta.

Ia berharap, pemerintah kabupaten dan kota juga menyiapkan anggaran sehingga bisa sharing.

“Karena sebelumnya kita sudah melakukan pengecekan, dan ternyata Kepala BKKBN kabupaten dan kota juga tersedia anggaran, tepatnya di anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Itu sangat bagus,” pujinya.

Sebetulnya, urai dia, kampung yang dijadikan tempat atau yang dicari adalah kampung yang sangat miskin. Baik dari segi pendidikannya, ekonominya, miskin kesehatannya, maupun miskin sarana dan prasarananya.

“Jadi, memang Kampung KB kami fokuskan di daerah-daerah miskin. Kami dalam menentukan lokasi Kampung KB bekerjasama dengan pemerintah daerah serta badan perencanaan pembangunan daerah (bapeda), yang memang mereka juga (di daerah, red) memiliki desa binaan. Jadi, tinggal kita satukan. Dan, memang kita lebih utamakan di desa-desa yang seperti itu, yang belum punya apa-apa,” bebernya. (Cr6/c/iis)