ADD Harus Menggerakan Ekonomi Rakyat # Kepala Bappeda: RPJMD Terkoneksi ke Pusat dengan Sistem Online – Berita Kota Kendari
Headline

ADD Harus Menggerakan Ekonomi Rakyat # Kepala Bappeda: RPJMD Terkoneksi ke Pusat dengan Sistem Online

TIRAWUTA, BKK – Bupati Kolaka Timur, H Tony Herbiansyah menegaskan, penggunaan alokasi dana desa (ADD) harus singkron dengan perencanaan pembangunan daerah dan terfokus didalam menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Saya amati para kepala desa yang menyalurkan dana desa jangan hanya sekedar menggugurkan kewajibanya saja. Tapi didalam mempergunakan dana desa harus sesuai kualitas. Kalau ada pemeriksaan siapapun harus mempunyai referensi, jika tidak ada maka pasti akan diperiksa,” tegas Tony saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) perencanaan pembangunan Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) tahun 2017,  di ruang rapat kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda), Selasa (17/1/).

Dia mencontohkan, dalam pembangunan gedung, maka harus selalu dikoordinasikan dengan Dinas PU, termasuk pembangunan jalan dan jembatan.

Demi meningkatkan SDM, lanjut Tony, dana block grant dan dana desa, tahun ini harus lebih baik lagi dibanding tahun sebelumnya.

“Sekarang ini kami harus kita ingatkan para kepala desa yang terpilih, dari pada nantinya terjebak hukum. Jika ada temuan maka akan dikembalikan kepada pengawas dan diteruskan ke BPK,” katanya.

Dia mengingatkan kepada 117 desa jika dalam pengawasan keuangan tidak baik, maka siap-siap berhubungan dengan BPK.

Selain itu, bupati juga mengharapkan agar setiap SKPD harus selalu berkoordinasi dengan desa.
“Contoh kecil pengembangan disektor pariwisata di Tetewa ada dana pengembangan pariwisata senilai Rp 1,7 miliar. Jika ini dimanfaatkan maka pembangunan akan terpenuhi dari semua sektor bukan hanya saja soal pembangunan jalan dan jembatan,” ujarnya.

Sementara Kepala Bappeda Koltim Mustakim Darwis mengatakan indikator yang menjadi fokus yakni tertuang dalam visi misi bupati Koltim, dalam arti luas sektor pertanian dan perkebunan dengan menggenjot tenaga kerja.

“Ditahun pertama ini, pembangunan jalan dan jembatan yang terfokus di kecamatan Uluiwoi dan Uesi. Selain itu, pemenuhan kebutuhan kelistrikan,” ungkapnya.

Koltim juga masuk dalam skala nasional dalam pengembangan sentra pertanian. Patron Koltim dalam penyusunan RPJMD akan melalui rencana setiap SKPD akan terkoneksi langsung ke pusat dengan menggunakan sistem online.

“Jika ada yang salah dalam penyusunan rencana pembangunan daerah maka secara otomatis akan ditolak oleh sistem,” bebernya.

Mustakim membawakan materi perencanaan pembangunan untuk tahun 2017 dihadapan bupati dan wakil bupati Koltim serta seluruh Kepala SKPD, camat dan seluruh kepala desa terpilih.(k3/b/lex)

To Top