Pengusaha Dituntut Profesional – Berita Kota Kendari
Beranda

Pengusaha Dituntut Profesional

Keterangan Gambar : Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Alam saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Gabungan Pengusaha Konstruksi (Gapensi) di Swoissbell Hotel Kendari, Senin (16/01)

 
KENDARI, BKK– Gabungan Pengusaha Konstruksi (Gapensi) sebagai asosiasi penyedia jasa, dituntut profesional dalam melaksanakan tugasnya sebagai kontraktor di daerah, serta mampu membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Alam mengatakan, dalam menuntut profesionalisme pengusaha, tidak lepas dari permasalahan SDM yang pembangunannya membutuhkan waktu lama. Selain itu, butuh  kerja keras semua pihak.

“Berbeda dengan menanam jagung, tiga bulan kita tanam sudah panen. Membangun SDM memang perlu waktu, tapi manfaatnya akan jauh lebih besar,” ujar Nur Alam di sela-sela kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) Gapensi di Swissbell Hotel Kendari, Senin (16/01).

Menurutnya, SDM yang berkualitas mencerminkan harkat dan martabat daerah. Selain itu, lanjutnya, SDM yang baik juga akan sangat berkontribusi kepada negara, baik pada skala nasional maupun internasional.

Ia menambahkan, Sultra kaya akan potensi, baik potensi sumber daya alamnya maupun SDM, namun untuk mengembangkan profesionalisme, perlu digerakkan secara sistemik dan masif.

“Tapi siapa yang harus melakukan? Bukan satu diantara kita tapi semuanya harus bergerak bersamaan, maka Sultra akan mampu berbicara bukan hanya di nasional, bahkan internasional,” ujar Nur Alam.

Sementara itu, Ketua Gapensi Sultra Demisioner, Hj Asnawati mengatakan, sebagai pengusaha, profesionalisme merupakan unsur yang wajib untuk dimiliki setiap pengusaha. Sebab, tanpa profesionalisme, pengusaha tidak akan bertahan lama dalam menjalankan usahanya.

Ia menambahkan, tidak lama lagi Sultra memasuki era teknologi. Sehingga, jika masyarakat Sultra tidak berusaha mengembangkan SDM serta pengusaha-pengusaha tidak profesional, maka Sultra akan jauh tertinggal dibandding daerah lain.

Untuk itu, untuk mengejar ketertinggalan, asosiasi penyedia jasa konstruksi dalam hal ini Gapensi berupaya tidak lagi mengharap proyek-proyek dari pemerintah, namun harus memiliki inovasi bagaimana untuk melihat peluang-peluang lain.

“Sebagai anggota asosiasi penyedia jasa sudah mulai harus berpikir untuk melakukan reekspansi di kegiatan lain,” tandasnya.

Ia berharap, Gapensi sebagai asosiasi yang berperan dalam mendukung pembangunan daerah, di sisi lain mampu membangun SDMnya, denga cara mengasah keahlian masing-masing yang tergabung di Gapensi terlebih dahulu.

“Mereka yg punya keahlian betul-betul ahli dan mempunyai skil, serta mampu mengerjakan pekerjaan spesifik dan sesuai dengan desainnya, itulah pekerja yang profesional,” tutupnya.(p11/b/nur)

To Top