Bisnis & Ekonomi

Kendari Hanya Hasilkan Buah Jeruk

FAISAL/BKK
Rizal Arifin

KENDARI, BKK– Dinas Pertanian Kota Kendari mencatat permintaan masyarakat Kendari terhadap buah-buahan terus mengalami peningkatan. Sementara Kendari sendiri, meski punya lahan pertanian, namun hanya menghasilkan buah jeruk.

Sehingga, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, buah-buahan lainnya didatangkan dari luar daerah.

Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Rizal Arifin mengatakan, kebutuhan buah masyarakat Kendari tidak dapat dipenuhi jika hanya mengandalkan petani lahan kering di Kendari. Untuk itu, kebutuhan buah masyarakat Kendari disuplai dari luar daerah seperti Konawe Selatan, Buton Tengah, bahkan Makassar hingga Surabaya.

“Suplai buah dilakukan karena minimnya jumlah petani lahan kering yang ada di Kendari saat ini. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat semakin meningkat,” ujar Rizal, Senin (16/01).

Rizal mengakui, yang menjadi komoditas buah unggulan Kendari hanya jeruk. Sedangkan yang lainnya seperti semangka, apel, anggur, salak, lengkeng, dan mangga disuplai dari luar daerah.

Pihaknya mengakui, selain mendatangkan buah dari luar daerah untuk memenuhi permintaan warga, pihaknya juga terus melakukan upaya peningkatan sektor pertanian lahan kering. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kemandirian daerah dalam memproduksi buah.

“Tentunya kita ingin suatu saat bisa menyediakan buah-buahan lokal dan tak tergantung lagi dari suplai luar daerah,” ungkapnya.

Salah satu yang dilakukan dinas pertanian adalah mendorong pemanfaatan pekarangan sebagai lahan buah-buahan. Apalagi, teknologi pertanian sudah maju, salah satunya dengan teknik Tabulampot alias Tanam Buah dalam Pot.

“Kami menghimbau kepada masyarakat Kendari agar memanfaatkan pekarangan rumah yang masih kosong untuk ditanami buah,” katanya. (p11/c/aha)

To Top