Kenaikan Konsumsi BBM di Sultra tidak Signifikan – Berita Kota Kendari
Bisnis & Ekonomi

Kenaikan Konsumsi BBM di Sultra tidak Signifikan

KENDARI, BKK– Pertamina menganggap kenaikan konsumsi bahan bakar minyak di Sulawesi Tenggara hanya sekitar 10 persen. Persentase tersebut belum menunjukkan kenaikan yang signifikan.

Karenanya, kuota BBM, terutama BBM subsidi yang diberikan pemerintah pusat, juga tidak begitu besar untuk 2017 ini. Operation Head (OH) Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina Kendari, Amir Ridi mengungkapkan, kendati tidak mengalami kenaikan konsumsi, Pertamina tetap akna terus memantau perkembangan pasar.

“Jika seumpama permintaan pasar nanti meningkat, kita tetap akan penuhi,” ujar Amir saat ditemui usai kegiatan penanaman mangrove di Kelurahan Purirano, Kendari Barat, Sabtu (14/1).

Mengenai masuknya BBM non subsidi, terutama Pertalite, itu juga belum berpengaruh signifikan terhadap penjualan BBM subsidi, seperti premium. Pertamina juga belum bisa memastikan apakah ada peningkatan konsumsi Pertalite dan penurunan konsumsi premium.

“Untuk penjualan Pertalite belum bisa kita rata-ratakan. Sebab Pertalite masih baru dan belum lama lounching,” tuturnya.

Amir menuturkan, capaian rata-rata penjulan BBM di Sultra jenis premium mencapai 600 ton per bulan dan solar mencapai 700 ton per bulan. Sedangkan jenis Pertamax kurang lebih 20 kilo liter per harinya.

Saat ini, Pertamina fokus agar distribusi BBM di Sultra merata ke seluruh daerah. Ia menyebutkan, beberapa daerah distribusi yang sudah bisa dijangkau dengan perjalanan darat, seperti Kendari, Konawe Selatan, Konawe, Konawe Utara, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara serta Bombana, tidak mengalami hambatan berarti.

“Kecuali Pertamax dan Pertalite, semua masih di drop dari terminal BBM Kendari,” turupnya. (p11/c/aha)

To Top