Anggota DPRD Butur Protes Pemprov Sutra #Buntut Penarikan KMP Bahteramas II ke Wakatobi – Berita Kota Kendari
Headline

Anggota DPRD Butur Protes Pemprov Sutra #Buntut Penarikan KMP Bahteramas II ke Wakatobi

BURANGA, BKK– Legislator Kabupaten Buton Utara (Butur) melayangkan protes kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra), berkait pengalihan kapal feri KMP Bahteramas II dari Butur ke Kabupaten Wakatobi.

KMP Bahteramas II sebelumnya melayani penyeberangan rute Amolengo-Labuan yang menghubungkan daratan Kendari dengan Pulau Buton dan Muna. Baru-baru ini, oleh Pemprov Sultra KMP Bahteramas II dipindahkan ke penyeberangan rute Kamaru-Wakatobi.

Adalah Rahman SKM, Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Butur berpendapat, apa yang dilakukan Dishub Sultra telah menyakiti hati masyarakat pengguna penyeberangan laut itu.

“Harusnya pengalihan itu tidak dilakukan. Kenapa? Karena sepengetahuan saya, KMP Bahteramas II itu peruntukannya satu paket dengan pembangunan dermaga Amolengo-Labuan dari Kementerian Perhubungan.

Olehnya itu, saya meminta Dinas Perhubungan Sultra segera menjelaskan hal itu kepada publik,” kata politikus Partai kebangkitan Bangsa (PKB), di Ereke, Minggu (15/1).

Ia melanjutkan, kalau soal alasan dipindahkannya kapal tersebut karena sudah tidak lagi mendapat subsidi dari pemerintah pusat pada 2017 ini, mestinya tidak serta merta langsung dilakukan pengalihan sesuka hati.

Pasalnya, mengingat kondisi penyeberangan rute Amolengo-Labuan sangat memerlukan armada kapal yang besar, karena melayani sejumlah kabupaten.

“Menilik kondisi itu, seharusnya untuk penyeberangan rute Amolengo-Labuan justru ditambah armada kapalnya. Sebaliknya, Dishub Sultra justru melakukan gerakan lain dengan mengalihkan KMP Bahteramas II peruntukan penyeberangan Amolengo-Labuan, dan menggantinya dengan KMP Ariwangan yang notabene kapasitasnya lebih kecil,” kejar pria yang juga Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Butur.

“Sehingga, saya tidak bisa bayangkan bagaimana jadinya nanti ini. Sebab selama ini, sedangkan kapal Bahteramas yang besar dengan muatan yang banyak, mobil itu masih antre panjang setiap harinya.

Karena jujur saja, penyeberangan ini dibutuhkan banyak masyarakat yang ada di banyak kabupaten, yakni Butur, Muna, Buton, Buton Tengah (Buteng), Baubau, dan Buton Seltan (Busel),” paparnya.

Pamungkas, menurut hemat dia, sangat tidak adil kalau KMP Bahteramas dialihkan hanya untuk melayani satu kabupaten saja.

Senada dengan Rahman, masyarakat Butur yang biasa menggunakan penyeberangan tersebut untuk menuju Kendari, Doni, ikut menyesalkan kebijakan itu.

“Kapal besar saja kita masih mengantre panjang, kadang tidak muat sehingga harus menunggu trip berikutnya. Ini dikasih yang lebih kecil. Makanya saya heran juga, kenapa Dishub Sultra mengalihkan kapal Bahteramas,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, kapal feri KMP Bahteramas II rute Amolengo-Labuan penghubung Kabupaten Konawe Selatan dan Buton Utara (Butur) resmi berganti. Kapal ini dapat menampung 33 mobil sekali beroperasi.
Sementara, untuk kapal penyeberangan yang saat ini digunakan adalah KMP Ariwangan dengan kapasitas lebih kecil, hanya mampu menampung  20 kendaraan roda empat. (k5/c/iis)

To Top