Dituding Aniaya Warga, Cawabup Busel Anggap “Black Campaign” – Berita Kota Kendari
Suksesi

Dituding Aniaya Warga, Cawabup Busel Anggap “Black Campaign”

ilustrasi

BAUBAU, BKK – Calon Wakil Bupati Buton Selatan (Busel) nomor urut 3, Arusani menganggap isu yang beredar menyatakan ia menganiaya seorang warga di Desa Molona, Kecamatan Siompu Barat, Kabupaten Busel merupakan Black Campaign atau kampanye hitam semata. Hal itu diungkapkannya ketika ditemui di Kota Baubau, Jumat (13/1).

Dalam berita yang ditulis salah satu media online lokal di Kota Baubau, Arusani disebut telah menganiaya La Muhajirin (18) dengan cara ditampar dan ditinju di bagian wajah kirinya. Muhajir sebelum dianiaya, dipanggil terlebih dahulu oleh Arusani, saat datang menemui Arusani itulah ia langsung dianiaya.

“Itu bukan kasus, tapi dibesar-besarkan, tidak ada penganiayaan,” tuturnya ketika mengklarifikasi isu tersebut.

Menurutnya, isu itu sengaja dihembuskan orang-orang yang tidak pro dengannya untuk memporak-porandakan keluarganya. Sekaligus menghambat proses pencalonannya. Namun hal itu kata dia tidak membuat simpatisannya berpaling dan malah semakin mendukung.

“Isu ini saya ketawa, silahkan dibesar-besarkan sampai dimana pun. Bahkan keluarga itu tadinya tidak senang sama saya, sekarang malah bergabung,” paparnya.

Dia juga tak akan mempermasalahkan dan melaporkan La Muhajirin terkait pencemaran nama baik. Pasalnya menurutnya masih keluarga dekat, apalagi  saat ini, ia masih fokus dengan pencalonannya di Pilkada Busel mendampingi Agus Feisal sebagai calon bupati. (k2)

To Top