6.575 Guru Resmi Diambil Alih Pemprov # Mulai Januari 2017 Gaji Guru Melalui Bank Sultra – Berita Kota Kendari
Headline

6.575 Guru Resmi Diambil Alih Pemprov # Mulai Januari 2017 Gaji Guru Melalui Bank Sultra

 

Ketgam: Gubernur Nur Alam secara simbolik menyerahkan SK Badan Kepegawaian Negara (BKN) tentang pengalihan 6.575 guru dari pemerintah kabupaten/kota ke pemerintah provinsi (Pemprov)

KENDARI, BKK – Secara resmi, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Alam menggelar upacara penerimaan ribuan guru, pengawas, dan tenaga tata usaha sekolah SMA, SMK dan SLB, Kamis (5/1). Ia juga sekaligus menyerahkan surat keputusan (SK) Badan Kepegawaian Negara (BKN) tentang pengalihan 6.575 guru dari pemerintah kabupaten/kota ke pemerintah provinsi (Pemprov) setempat.

“Pengalihan ini sesuai amanat Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pengalihan Urusan Pemerintahan, khususnya tentang pengalihan pengelolaan SMA, SMK, dan SLB dari kabupaten serta kota ke pemerintah provinsi,” kata Nur Alam dalam sambutannya.

Ia berharap, pengalihan tersebut tidak mempengaruhi kinerja para ASN tersebut. Sebab, perubahan dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan pada dasarnya berjalan dinamis dan inovatif.

“Pengalihan ini merupakan bagian dari upaya penyempurnaan penyelenggaraan otonomi daerah, sehingga saya berharap agar tetap dimaknai dengan positif,” tuturnya.

Dengan adanya pengalihan tersebut, para pihak sekolah SMA, SMK dan SLB kini di bawah komando Pemprov Sultra dan bukan lagi pemerintah kabupaten/kota tempat masing-masing bertugas. Namun demikian, tugas dan tanggungjawab tetap sama. Demikian pula penempatan dan posisi jabatan untuk sementara masih mengacu pada SK terakhir bupati/wali kota.

“Saya berharap,  para guru dan pengawas serta tenaga tata usaha di lingkungan SMA, SMK maupun di SLB harus secepatnya menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu guru dari Konawe Selatan, Ridwan mengatakan, pengalihan para guru SMA, SMK serta SLB di bawah kendali pemprov patut diapresiasi. Terlebih menurutnya, ini adalah aturan yang harus dijalankan.

“Namanya aturan ya kita mesti patuh. Apa lagi pasca pengalihan ini, hak dan kewajiban kita tidak ada yang berubah dan tetap berjalan seperti biasanya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepada Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Damsid menjelaskan, pasca pengalihan para guru SMA, SMK dan SLB tersebut, pihaknya akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Utamanya terkait pemerataan jumlah guru di sekolah-sekolah akan berupaya dilakukannya, demi mewujudkan kualitas pendidikan yang lebih baik ke depannya.

Seiring penyerahan pengelolaan guru ke provinsi, Bank Sulawesi Tenggra (Bank Sultra) menjamin seluruh guru, pengawas dan tenaga tata usaha lingkup SMU/SMK dan SLB mulai Januari 2017 gaji serta tunjangan lainnya sudah terbayar melalui rekening di bank milik Sultra tersebut.

Direktur Utama Bank Sultra, Khaerul Kumala Raden di Kendari, Kamis mengatakan, saat ini pihaknya masih terus mendata nama-nama guru, tenaga pengawas dan tata usaha SMU/SMK sederajat yang hari ini telah resmi menjadi pegawai provinsi.

“Bank Sultra sudah membukakan rekening bagi seluruh guru, pengawas serta staf tata usaha yang jumlahnya sekitar 6.800 orang berdasarkan daftar nama dari Dinas Pendidikan Sultra,” ujar Khaerul.

Ia mengatakan, proses perolehan nomer rekening bank bagi peralihan guru SMU/SMK dan SLB dari kabupaten ke provinsi itu adalah secara otomatis, tanpa harus mereka melakukan antrian di kantor cabang maupun kantor utama Bank Sultra.

“Yang pasti bahwa seluruh guru, pengawas dan staf tata usaha SMU/SMK dan SLB diberi prioritas untuk membuka rekening di bank Sultra, dengan catatan hanya membawa surat keputusan (SK) pengangkatan pegawai terakhir dan SK peralihan dari kabupaten ke provinsi,” ujarnya.

Khaerul berharap agar dengan bergabungnya 6.800 guru, pengawas dan staf tata usaha SMU/SMK dan SLB itu Bank Sultra selaku bank milik daerah bisa semakin dekat dan dipercaya masyarakat Sultra.(nur)

To Top