Gelar Haroa dengan Talang Raksasa # Cara Warga Puma Menyambut Tahun Baru 2017 – Berita Kota Kendari
Headline

Gelar Haroa dengan Talang Raksasa # Cara Warga Puma Menyambut Tahun Baru 2017

Talang raksasa setinggi 5 meter yang dibuat warga pulau makasar (puma) saat syukuran tahun baru
La Ode Adnan/BKK

BAUBAU, BKK – Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk menyambut pergantian tahun. Unik dan kadang menarik. Seperti yang dilakukan masyarakat Pulau Makassar (Puma) di Kota Baubau. Seperti pada setia malam pergantian tahun, warga Puma menggelar haroah (syukuran). Namun kali ini berebeda dengan tahun -tahun sebelumnya, kali ini warga membuat talang raksasa sebagai tempat makanan sebagai rasa syukur kepada Allah subhanahu watala.

Masyarakat Puma, Minggu (1/1), ribuan orang memadati lapangan sepak bola Puma. Mereka menghadiri perayaan tahun baru 2017 yang dirangkaikan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad.

Di tengah-tengah lapangan terdapat talang rakasasa setinggi lima meter yang di atasnya terdapat beragam penganan khas masyarakat Buton. Sebelum berada di tengah lapangan sekitar 30-an warga bersama-sama mengangkat talang itu dari lokasi pembuatannya.

Pada tahun-tahun sebelumnya saat menggelar haroah, masyarakat menyajikan penganan khas di sebuah talang kecil, namun jumlahnya banyak.

Talang setinggi lima meter itu dibuat lebih dari empat hari, bahan yang digunakan terbuat dari bambu yang diikat dan disilangkan sehingga membentuk talang seperti biasanya, namun kali ini dengan diameter kurang lebih tiga meter. Isinya sama dengan talang biasanya, yakni makanan khas Buton, misal lapa-lapa, telur, dan berbagai makanan lainnya.

Tokoh masyarakat Puma, Armuddin menyebut, talang dan isinya dibuat menggunakan dana swadaya masyarakat di dua kelurahan yakni Kelurahan Liwuto dan Kelurahan Sukanaeyo, Kecamatan Kokalukuna. Talang itu sebenarnya setinggi 3,71 meter, ditambah dengan penyangga talang sehingga total tingginya lima meter.

Pembuatan talang raksasa untuk pertama kali diinspirasi dari kebiasaan masyarakat Puma yang senantiasa berbondong-bondong ke masjid membawa talang berisi aneka makanan pada setiap momentum peringatan maulid.

Talang itu sendiri memiliki makna, angka 3,7,dan 1 berarti. Tiga tiang Baitullah, angka 3 suara awal manusia saat lahir A, I, dan U. Angka 7 berarti angka yang tak terhingga, dan angka 1 melambangkan Allah tuhan yang Esa. Sedangkan lima meter melambangkan Shalat lima waktu serta berarti filsafah Buton yakni PO 5.

“Semangat PO 5 itu selalu diucapkan pak Walikota setiap menghadiri kegiatan, agar semangat PO 5 selalu kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Walikota Baubau, DR H AS Tamrin MH mengatakan pembuatan talang raksasa dalam syukuran merupakan hal yang baru pertama kali dilakukan selama ini. Namun kata dia, makna terpenting yakni bersyukur atas rahmat dan limpahan rejeki dari Allah SWT.

Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Walikota Baubau Wa Ode Maasra Manarfa, Sekda Muh Djudul, sejumlah kepala SKPD lingkup Pemkot Baubau, dan ribuan masyarakat Kota Baubau.

Acara dimeriahkan pula kehadiran tiga artis ibukota, yakni Adi (juara 2 KDI 2), Dona (dangdut akademi 1), dan Ujang (artis band).(k2/b/lex)

To Top