Meraup Untung Musiman dengan Berjualan Terompet – Berita Kota Kendari
Beranda

Meraup Untung Musiman dengan Berjualan Terompet

Ketgam: Lapak terompet milik salah satu penjual di jalan poros By Pass Kendari. Foto: Mardin/BKK

KENDARI,BKK – Menjelang tahun baru, sebagian masyarakat jeli melihat peluang usaha musiman. Salah satunya dengan menjual terompet.

Seperti halnya yang dilakukan salah satu warga Kota Kendari, Daeng Ngane.  Ia mulai berjualan terompet di jalan poros By Pass Kendari, sejak sepekan menjelang tahun baru. Omzet yang didapatkannya pun lumayan menggiurkan, dimana setiap harinya ia mendapatkan keuntungan Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu.

“Saya berjualan mulai pukul 09.00 sampai pukul 22.00 Wita dan berjualan seperti ini saya lakukan sudah tiga tahun berturut-turut setiap menjelang tahun baru,” terang Daeng Ngane saat ditemui di tempat berjualannya, Rabu (28/12).

Dia menjelaskan, terompet yang dijual diambil dari salah satu pengumpul dengan sistim bagi hasil. Harga yang ditawarkannya bervariasi mulai dari Rp 25 ribu sampai Rp 35 ribu per satu terompet.

“ Senangnya menjual trompet yaitu ketika menjelang malam tahun baru tiba karena keuntungannya lumayan.  Sedangkan dukanya ketika terjadi hujan, banyak trompet yang basah, rusak shingga keuntungan juga akan menurun,” ucapnya.

Di tempat  terpisah salah seorang penjual trompet tahun baru, Asrah mengaku telah menggeluti usaha  musiman itu sejak 13 tahun silam.

“ Kalau sekarang lapak terompet mulai dibuka dari pukul 10.00 hingga pukul 24.00 Wita, tpi kalau pas malam tahun baru kami buka lapak sampai subuh,” ungkapnya.

Terompet yang dijual Asra, diambil dari Surabaya dengan modal Rp 10 juta. Setiap harinya, hasil penjualan yang didapatkannya mencapai Rp 1 juta dan saat malam tahun  baru, harga jual bisa menembus Rp 5 juta.

“Terkadang saya mulai menjual terompet yaitu pada tanggal 24 atau 25 dan berakhir setelah malam tahun baru ,” ujarnya.

Dengan mendapat keuntungan yang lumayan besar, Asra pun mengaku akan terus menggeluti usaha musiman tersebut di tahun-tahun mendatang.

“Bila masih diberi kesehatan dan umur panjang, saya akan terus berjualan trompet di tahun depan,” pungkkasnya. (p12/c/nur)

To Top