Kasuistika

Masalah Proyek, Dinas Perikanan Didemo

Ketgam: Forum Pemantau Kebijakan Public saat melakukan demonstrasi di Dinas Perikanan Konsel, Rabu (28/12).

Andoolo, BKK – Massa aksi yang menamakan diri dari Forum Pemantau Kebijakan Publik, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Kantor Bupati Konsel, Rabu (28/12).

Mereka menilai ada beberapa item kegiatan di 2016 yang diduga di kerjakan tidak sesuai bestek alias asal jadi.

Disebutkan, pekerjaan pengadaan bagang apung di Desa Watumbohuti, Kec Palangga Selatan terindikasi tidak mempunyai gambar, namun kegiatan tersebut di laksanakan. Berikutnya Pekerjaan Sumur Bor di Kec Ranomeeto sampai hari ini masih amburadul, serta pengadaan perahu di Kec Angata yang terindikasi adanya pengurangan volume jumlah perahu.

“Adanya dugaan penggelapan gaji sopir serta biaya perjalanan dinas siluman yang tidak di dukung dengan bukti yang sah, yang di temukan oleh BPKP Perwakilan Sultra,” ungkap Purnomo.

Di hadapan massa aksi Kadis Kelautan dan Perikanan Kab Konsel, Ir Burhanudin MSi mengklarifikasi hal tersebut, terkait dengan jumlah Perahu di Kec Angata telah dikerjakan sesuai Kontrak dan sudah di PHO.

“Artinya sudah tidak ada masalah, berikutnya pekerjaan Sumur Bor di Kec, Ranomeeto saya jamin sumur bor tersebut di kerjakan sangat bagus, sekali lagi saya jamin itu pengerjaannya sangat bagus,” ujar Burhanudin di hadapan massa aksi.

Mengenai pekerjaan Bagang Apung, Burhanudin menjelaskan, pekerjaan yang dipending tentunya sudah di rencanakan dan sudah mempunyai gambar, di perubahan anggaran langsung di laksanakan pengadaannya, karena sudah siap gambar serta RAB-nya.

Menurutnya, terkait dengan Perjalanan Dinas yang di temukan oleh BPKP Perwakilan Sultra,  Bendahara Dinas sudah mengembalikan ke kas daerah.

Wakil Bupati Konsel, DR H  Arsalim, dalam menerima massa aksi sangat mengapresiasi laporan massa tersebut, menurutnya laporan tersebut adalah hal yang sangat positif bagi Pemda, tentunya ini akan segera di tindak lanjuti.

” Hari ini juga saya langsung instruksikan kepada Kepala Kantor Inspektorat untuk segera melakukan audit serta pemeriksaan dilapangan atas laporan tersebut, jika terbukti maka harus di pertanggung jawabkan, ” tutupnya.(k8/c/lex)

To Top