Jaksa Kebut Pemeriksaan Lima Kepala SKPD *Kadis Perhubungan dan Kadis Pertambangan Diperiksa Bersamaan – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Jaksa Kebut Pemeriksaan Lima Kepala SKPD *Kadis Perhubungan dan Kadis Pertambangan Diperiksa Bersamaan

RAHA,BKK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna mengebut proses pemeriksaan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus sekitar Rp 200 miliar tahun 2015.

Dari 11 kepala SKPD, tinggal lima kepala SKPD yang belum diperiksa, penyidik mengebut pemeriksaan ke lima kepala SKPD itu. Kelima kapala SKPD itu adalah Kadis Kelautan dan Perikanan, La Ode Paliawaludin, Kadis Kesehatan, La Ode Rimba Sua, Kadis Perhubungan, Hayadi, Kadis Pertambangan, Edwar Effendi dan Kadis PU, La Ode Bou.

Agar tahapan penyelidikan kasus ini rampung, sejak Selasa ( 27/12 ), Kejari Muna kembali memeriksa 5 kepala SKPD yang selama ini belum diperiksa. Mulai dari Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Perhubungan dan Kadis Kesehatan, sudah diperiksa Kasi Intel Kejari Muna La Ode Abdul Sofian SH MH.

Rabu (28/12) terlihat Kadis Perhubungan Hayadi dan Kadis Pertambangan dan Energi Edwar Effendi   juga diperiksa oleh Abdul Sofian. Semua kepala SKPD ini diperiksa secara tertutup.

“Kadishub Muna Hayadi dan Kadis Pertambangan Edwar Effendi kita periksa hari ini. Pemeriksaan mereka terkait proyek DAK yang dikerjakan di skpd masing masing pada tahun 2015,” kata Kasi Intel La Ode Abdul Sofian SH MH pada koran ini kemarin.

Dia juga kembali menegaskan bahwa bukan bearti tidak ada proyek DAK yang nyeberang tahun, lantas merasa aman. “Pokok pemeriksaan kita fokus pada DAKnya. Apakah proyek itu dikerjakan sesuai aturan atau tidak, dicairkan sesuai aaturan atau tidak. Kemudian jelas tidak proyek ya, dikerjakan rampung atau tidak,” tegas Sofian.

Masih dari Sofian,ketika dikonfirmasi pemeriksaan Kadinkes La Ode Rimba Sua, dia mengatakan diperiksa pada Selasa (27/12) sore hari. “Kadinkes Muna datang diperiksa Selasa, tapi pada sore hari.

Kalau masalah data data baik Kadis Kelautan dan perikanan, serta Kadinkes,masih kita mintai agar mereka lengkapi data datanya,” tambah Sofian.

Pantauan koran ini kemarin dua kepala SKPD yang diperiksa yaitu Hayadi dan Edwar Effendi tiba di Kejari Muna pukul 9.30. Kedunya memarkir mobil diluar Kantor Kejari Muna.

Hingga pukul 13,00, Hayadi masih diperiksa secara tertutup, sedangkan Edwar Effendi pada pukul 12.00, terlihat meinggalkan Kejari Muna. Usut punya usut rupannya Kadis Pertambangan disuruh balik ke kantor, karena pemeriksaan Hayadi belum rampung. (cr1/b/lex)

To Top