Bupati Bone Hadiri Napak Tilas Perjalanan Arung Palakka di Baubau Menjaga Persaudaraan Dua Leluhur – Berita Kota Kendari
Headline

Bupati Bone Hadiri Napak Tilas Perjalanan Arung Palakka di Baubau Menjaga Persaudaraan Dua Leluhur

Ketgam: Walikota Baubau AS Tamrin, dan Bupati Bone Andi Fashar M Padjalangi saat menggelar napak tilas sejarah perjalanan Arung Palakka. Foto: La Ode Adnan Irham

BAUBAU, BKK – Setelah sempat ditunda selama dua kali, pelaksanaan napak tilas sejarah perjalanan Raja Bone ke-15, Arung Palakka di Kesultanan Buton akhirnya digelar Pemerintah Kota Baubau, Selasa (27/12). Sejumlah catatan sejarah selama Arung Palakka di Tanah Buton diceritakan dan dilaksanakan kembali.

Prosesi tersebut dimulai ketika Arung Palakka dan pasukannya berlayar dari Bone menuju Buton. Rangkaian itu dimulai dari Pelabuhan Jembatan Batu menuju, Arung Palakka diperankan oleh seseorang, ikut dalam rombongan Bupati Bone, H Andi Fahsar M Padjalangi, dan rombongan kerukunan keluarga Sulawesi Selatan.

Dari Pelabuhan Jembatan Batu, rombongan yang menggunakan iring-iringan mobil kemudian berhenti di bawah Benteng Keraton Kesultanan Buton, tepatnya di Mesjid Wajo. Dari situ, rombongan berjalan kaki masuk menuju Benteng Keraton. Di dalam benteng sudah menunggu rombongan Walikota Baubau, DR AS Tamrin MH dan Wakil Walikota Baubau Drs Wa Ode Maasra Manarfa SSos MSi.

Suasana haru sempat dirasakan Walikota Baubau sesaat setelah rombongan Bupati Bone mengucapkan kalimat sambutan, yang dibacakan langsung Bupati Bone. Saat itu Bupati Bone berharap masyarakat, masyarakat Bone jika berada di Baubau akan dijaga dan tidak dibiarkan mengalami kesulitan.

“Hal itu juga pasti akan kami dilakukan jika masyarakat Buton berada di Bone. Mari kita jaga persaudaraan yang selama ini dijalin oleh leluhur kita,” ungkap Bupati Bone menggunakan bahasa daerah yang kemudian diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.

Prosesi napak tilas kembali dilakukan dengan berziarah ke makam Sultan Buton ke IX, La Awu Malik Sirullah yang saat itu menerima langsung Arung Palakka, ziarah juga dilakukan di Makam Sapati Baluwu, La Arafani dan Makam Raja Gowa ke XIII, Tun Pasulu.

Walikota Baubau, AS Tamrin berharap kegiatan itu dapat diagendakan rutin setahun atau paling tidak dua tahun sekali. Makna terpenting dalam kegiatan itu yakni meningkatkan tali silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Bone dan Pemerintah Kota Baubau yang telah dijalin sejak lama oleh para pendahulu.

“Itu yang harus kita jaga, Bone dan Buton ini saudara,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Bupati Bone Andi M Padjalangi berharap kegiatan tersebut dapat menjalin tali silaturahmi yang semakin kuat. Diakuinya, selama tiga tahun Arung Palakka di Buton, banyak ilmu yang didapat yang kemudian ia aplikasikan untuk masyarakat Bone kala itu. Hal itu menjadi bukti kuatnya rasa persaudaraan antara Bone dan Buton.

“Ini tidak hanya semata-mata merefleksi sejarah, namun juga menunjukkan kepada generasi sekarang bahwa rasa persaudaraan harus terus dijaga sampai kapanpun,” tuturnya. (k2/b/lex)

To Top