Rajiun Janji Bangun Asrama di Kendari untuk Mahasiswa Mubar – Berita Kota Kendari
Suksesi

Rajiun Janji Bangun Asrama di Kendari untuk Mahasiswa Mubar

Ketgam: Ribuan mahasiswa asal Kabupaten Mubar hadiri silaturahim LM Rajiun Tumada. (foto: Rudy/BKK)

KENDARI, BKK – Calon Bupati Muna Barat (Mubar), LM Rajiun Tumada berjanji jika terpilih menjadi di pemilihan kepala daerah (Pilkada) di 2017 mendatang, dirinya siap membangun asrama untuk mahasiswa asal Kabupaten Mubar yang sedang menempuh pendidikan di Kota Kendari.

LM Rajiun Tumada mengatakan, sebagai daerah otonom baru dari sisi anggaran itu memang sangat terbatas. Namun, hal itu tetap akan ia upayakan bila berhasil duduk sebagai bupati. Dengan begitu menurutnya, mahasiswa dari daerahnya bisa memiliki asrama sendiri tanpa harus bergabung lagi dengan mahasiswa dari Kabupaten Muna.

“Yang pasti kita akan bangunkan asrama bagi mahasiswa yang sedang ada di daerah rantau untuk menempuh pendidikan khusunya di Kota Kendari. Pembangunan asrama itu bertujuan untuk memilah antara mana mahasiswa asal Mubar dan mahasiswa asal Muna,” kata rajiun di sela-sela kegiatan silaturaminta bersama mahasiswa asal Mubar yang ada di Kota Kendari, Rabu (21/12) malam.

Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sultra ini menambahkan, peran mahasiswa sangat dibutuhkan dalam sebuah pembangunan daerah. Untuk itu, penting untuk diberikan dukungan melalui pembangunan asrama tersebut. Khususnya bagi siswa kurang mampu dan berprestasi.

“Saya tidak ingin janji-janji. Tapi saya akan buktikan bahwa nantinya saya bisa membangunkan asrama buat mahasiswa Mubar. Asrama mahasiswa itu nantinya akan digunakan sebagai lembaga studi, penelitian dan diskusi dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Mubar,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu Calon Bupati Mubar urut 2 yang berpasangan dengan Ahmad Lamani ini, juga membantah isu-isu yang memojokkannya di momen pilkada ini. Salah satunya yang santer beredar, dirinya diiusukan sempat meminta kepada Ridwan Bae untuk menyuruh lawan politiknya, Muhammad Ikhsan untuk mundur menjadi Calon Bupati Mubar.

“Isu yang sedang beredar selama ini bahwa saya mengemis dan meminta-minta kepada Ridwan Bae untuk menyuruh anaknya (Ikhsan-red) mundur sebagai Calon Bupati Mubar itu tidak betul,” ungkapnya.

Ia mengakui, saat ini para tim pemenangan  pasangan calon (Paslon)   Muhammad Ihsan-La Nika (Insani) sedang menjatuhkan dirinya dengan isu-isu pembangunan jalan yang ada di Mubar, saat dirinya menjabat sebagai Pejabat (Pj) Bupati Mubar.

“Isu-isu kotor yang disebarkan itu sudah tidak berlaku lagi. Mereka memprotes pembangunan jalan di Mubar yang katanya tidak layak. Kenapa nanti sekarang baru diprotes. Sementara saat Ridwan Bae menjabat sebagai Bupati Muna dua periode yang saat itu Kabupaten Mubar masih bergabung di Kabupaten Muna tidak pernah menyentuh bahkan membangun Mubar,” sindirnya.

Ia menambahkan, sebenarnya dirinya tidak suka berjanji dengan apa yang akan dilakukannya seperti calon kepala daerah (Kada) lainnya. Namun, katanya, jika terpilih nantinya menjadi Bupati Mubar, hanya membutuhkan waktu tiga tahun untuk membenahi daerah tersebut.

“Saya tidak suka berjanji untuk untuk meyakinkan masyarakat sepeti calon lainnya tetapi saya hanya bisa memberikan bukti dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Mubar. Jika selama tiga tahun saya menjabat sebagai Bupati Mubar tidak bisa membenahi maka saya siap mundur dari jabatan,” pungkasnya.(m2/b/nur)

To Top