Polda Sultra OTT Pengadaan VSAT Sekretariat Konut – Berita Kota Kendari
Headline

Polda Sultra OTT Pengadaan VSAT Sekretariat Konut

KENDARI, BKK – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Sub Direktorat (Subdit) III Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sultra berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam pengadaan Very Small Aperture Terminal (VSAT) yang merupakan alat untuk menerima dan mengirim data ke satelit pada Sekretariat daerah Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sultra, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sunarto mengatakan, OTT tersebut dilakukan di Mall Lippo Plaza Rabu (21/12) malam pada saat salah satu honorer di Sektretariat Konut atas nama berinisial HT berjanjian dengan pihak rekanan berinisial AH untuk bertemu.

“Keduanya itu janjian ketemu untuk menyerahkan sejumlah dana hasil pekerjaan pengadaan VSAT. Saat akan menyerahkan dana tersebut, tim saber pungli Polda Sultra yang telah menerima info bahwa akan terjadi transaksi penyerahan dana telah berada di lokasi langsung melakukan penangkapan,” katanya.

Lelaki yang akrab disapa Narto ini menambahkan, dari hasil penangkapan Polda Sultra berhasil mengamankan barang bukti (BB) uang senilai Rp 86.450.000 dengan pecahan uang kertas 100 ribu rupiah sebanyak 860 lembar dan uang pecahan 50 ribu rupiah sebanyak 1 lembar dan  tiga amplop putih yang bertertuliskan PPTK berisi uang Rp sebanyak Rp 1.000.000, PPBJ berisi uang Rp 5.000.000, dan Pemeriksa BB berisi uang sebanyak Rp 3.000.000.

“Selain itu, kami juga mengamankan satu lembar kwitansi dari CV Bina Bahari Nusantara senilai Rp 135.000.000, satu lembar faktur penjualan senilai Rp 146.825.000 untuk pengadaan laptop serta satu buah buku tabungan rekening Bank BNI Cab Kdi atas nama Helmi Topa dengan nomor rekening 0469691084,” jelasnya.

Lanjutnya, pihaknya juga mengamankan, satu lembar rekening koran giro periode 1 Juli 2016-21 Oktober 2016 tanggal 21 Oktober 2016 CV Inayadaza Kelurahan Tuoy Kabupaten konawe dan satu buah  Handphone merk Oppo f 1 berwarna putih dan sebuah buah laptop merk Asus warna putih.

“Kami juga mengamankan BB  Flashdics dua buah dan Micro SD satu buah, satu buah tas punggung merk Polo Classic,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, saat ini pihaknya telah menetapkan salah seorang tersangka atas nama berinisial TH sementara untuk pihak rekanan AH masih dilakukan pemeriksaan untuk pengembangan lebih lanjut.

“Kaduanya sudah kita amankan di Mapolda Sultra untuk menjalani proses hukum. Kita juga sudah tetapkan satu tersangkanya yang merupakan pegawai honorer Sekretariat Daerah Konut sementara untuk pihak rekanan masih akan dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, sambungnya, tersangka diancam dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambahkan dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Ancaman pidananya paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. Sejak awal dibentuk, Tim Saber Pungli Polda Sultra, baru kali ini menangkap pelaku yang diduga melakukan tindak pidana suap, melalui OTT,” pungkasnya. (m2/b/Lex)

To Top