Cegah Konflik Agama, FKUB Kendari Gelar Dialog – Berita Kota Kendari
Beranda

Cegah Konflik Agama, FKUB Kendari Gelar Dialog

Foto Bersama pengurus FKUB Kendari. Foto: (Nirwan/BKK)

KENDARI, BKK – Kerukunan antar umat beragama di Kota Kendari, hingga kini masih terus terjaga. Hal ini penting untuk terus dipertahankan, dengan melakukan berbagai upaya pencegahan agar tidak terjadi konflik.

Dalam melakukan pencegahan tersebut serta meningkatkan keharmonisan antar umat beragama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kendari menggelar dialog dan sosialisasi keagamaan.

Ketua panitia dialog lintas pemuda antara agama, Drs H Muchtar Badawi MA mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan FKUB Kendari. Kali ini pesertanya para pemuda yang tinggal dan bersekolah di Kendari dan memiliki latar agama yang berbeda-beda, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha.

“Latar belakang kami menggelar kegiatan ini adalah untuk mengajak para pemuda yang ada di Kendari agar memahami toleransi yang benar, tidak mempertajam masalah perbedaan. Sehingga, mereka cinta damai dan mereka tetap rukun hidup berdampingan di Kendari,” ungkap Muchtar Badawi di sela-sela dialog, Rabu (21/12).

Sebelum terjadi konflik antar agama, lanjutnya, pihaknya sudah melakukan kegiatan keagamaan untuk memperkokoh kerukunan antar umat beragama. Sebab, pada prinsipnya, lebih baik mencegah dari pada mengobati.

“Kita juga sudah membentuk FKUB mulai dari tingkat kecamatan sampai ke tingkat kelurahan di Kendari, dengan tujuan untuk memudahkan komunikasinya. Harapan kami pemahaman masyarakat tentang kerukunan beragama di Kota Kendari semakin meningkat, semakin tenang dan semakin nyaman,” paparnya.

Ia mengakui, terkait kerukunan umat beragama, Kota Kendari merupakan daerah teraman.  Bahkan  rumah ibadah terbangun berdampingan.

Sementara itu, Martinus, salah satu anggota FKUB Kendari mewakili agama budha mengatakan, kegiatan FKUB tersebut sangat positif untuk menjaga persatuan antar umat beragama.

“Saya berharap ke depan dengan adanya kegiatan ini pemerintah bisa memberikan bantuan, sehingga kegiatan serupa bisa kembali terselenggarakan. Bila perlu saya sangat harapkan kegiatan ini bisa ditingkatkan lagi ke tokoh-tokoh agamanya,” (Cr6/b/nur)

To Top