Beranda

Agroteknologi UHO Optimalkan Laboratorium Lapangan Berbasis Bisnis dan Penelitian

Ketgam: Dr Ir Tresjia Corina Rakian, MP

KENDARI, BKK– Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian (Faperta) , Universitas Halu Oleo (UHO), mengoptimalkan dua laboratorium lapangan. Laboratorium tersebut diperuntukkan sebagai bisnis agrowisata tanaman hortikultura dan untuk penelitian dosen dan praktikum  mahasiswa

Ketua jurusan agroteknologi, Dr Ir Tresjia Corina Rakian MP mengatakan, laboratorium lapangan yang dimiliki jurusan agroteknologi tersebut secara akademik  sangat membantu. Pasalnya, di situ mahasiswa  dapat menerapkan ilmu yang didapat di bangku kuliah.

“Mahasiswa  yang sudah berhasil melakukan penelitian dan praktikum di laboratorium lapangan ini dapat mengaplikasikan ilmunya dan mendapatkan output komersialnya (agribisnisnya)  ” terang Tresjia saat ditemui di sela-sela  rutinitas hariannya di jurusan agroteknologi, Sabtu (19/12).

Ia melanjutkan, masyarakat  bisa mendapatkan sayuran segar, sebagai tempat agrowisata dan tempat  anak anak TK, SD, SMP yang ada disekitaran laboratorium lapangan ini, bisa belajar mengenai teknik  budidaya tanaman hortikultura yang sehat, dengan menggunakan bahan bahan organik.

“Kami berterima kasih kepada Dekan Faperta yang begitu sangat mendukung. Kami berharap, laboratorium lapangan ini sebagai referensi agrowisata  di Kota Kendari,” ujarnya.

Sementara itu, kepala laboratorium lapangan  Jurusan Agroteknologi Faperta UHO Dr  Ir  Hamirul Hadini MP mengatakan,  dengan adanya laboratorium lapangan yang dimiliki jurusan agroteknologi , pihaknya ingin menunjukkan ke fakultas lain, masyarakat, mahasiswa dan calon mahasiswa supaya dapat mengetahui pertanian dan tertarik masuk di Faperta UHO.

“Kami menunjukkan kepada petani,  jurusan agroteknologi ini bisa diadakan sekolah lapangan yang mau berusaha menanam tanaman hortikultura yang berorientasi bisnis, mulai dari teknik budidaya  tanaman organik, sampai tanaman tersebut panen,” paparnya.

Ia mengakui, usaha di sektor pertanian merupakan usaha yang sangat menjanjikan dimana permintaan pasar akan produk pertanian organik  sangat dibutuhkan masyarakat, tanpa harus lagi berharap menjadi  karyawan dan berorientasi kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Alumni pertanian jurusan agroteknologi dapat menerapkan ilmunya di laboratorium lapangan yang berorientasi bisnis. Calon mahasiswa diarahkan mengetahui laboratorium lapangan agar tertarik masuk di jurusan agroteknologi dan para petani yang ingin belajar di laboratorium lapangan,  fakultas pertanian  jurusan agroteknologi sangat menyambut baik,” ujarnya. (p12/b/nur)    

To Top