Sarlinda: Siapa Bilang PT Semen Tonasa Tak Bermasalah – Berita Kota Kendari
Beranda

Sarlinda: Siapa Bilang PT Semen Tonasa Tak Bermasalah

Sarlinda Mokke saat menunjukkan surat panggilan Badan Kehormatan DPRD Sultra
(Faisal/BKK)

KENDARI, BKK – Persoalan Corporate Social Respinsibility (CSR) PT Semen Tonasa menuai perdebatan di kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Pimpinan dan beberapa anggota Komisi III DPRD Sultra berbeda pendapat terkait persoalan ini.

Anggota Komisi III DPRD Sultra yang juga warga Moramo, Sarlinda Mokke mengatakan, ada salah satu pimpinan yang berbicara di media online bahwa, apa yang ditudukan terhadap PT Semen Tonasa adalah salah alamat. Ia membantah pernyataan tersebut, sebab menurutnya, itu berbeda dengan yang terjadi di lapangan.

“Itu dibuktikan dengan beberapa kali kita melakukan hearing, dimana sudah tiga kali kita lakukan hearing,” ujar Sarlinda Mokke saat ditemui di ruang Komisi III DPRD Sultra, Senin (19/12).

Sarlinda Mokke menjelaskan, selama tiga kali melakukan hearing, pihak PT Semen Tonasa hanya hadir pada hearing pertama. Pada hearing ke dua dan hearing ke tiga, pihak PT Semen Tonasa tidak menghadiri undangan dewan.

Yang membuat Sarlinda Mokke geram, manajemen PT Semen Tonasa ini tidak selalu hadir ketika ada panggilan hearing, tetapi PT Semen Tonasa selalu hadir pada saat tidak diadakannya pemanggilan.
“Kalau memang PT Semen Tonasa ini benar-benar tidak memiliki masalah, apa susahnya hadir pada saat kami melakukan hearing,” tandasnya.

Sarlinda menegaskan, ia dangat tidak terima jika dikatakan PT Semen Tonasa tidak bermasalah. Sebab menurutnya, untuk menyimpulkan bahwa PT Semen Tonasa tidak bermasalah, harus diadakan hering dengar pendapat yang dihadiri beberapa instansi terkait, baik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Pemerintah Provinsi (Pemprov), serta dari DPRD Provinsi, yakni perwakilan masing-masing Komisi.

“Karena Komisi I membidangi perijinan, Komisi II itu masalah pelabuhannya, Komisi III terkait CSR, kemudian Komisi IV itu masalah ketenagakerjaannya,” tuturnya.

Ia mengakui, akibat permasalahan PT Semen Tonasa, ia dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Sultra. Hanya saja, ia tidak akan menghadiri undangan BK tersebut.

Menurutnya, undangan ke BK seharusnya menghadirkan para unsur pimpinan, Ketua Komisi III, serta Nur Iksan dan dirinya yang memang mengetahui persoalan PT Semen Tonasa dari A sampai Z.

“Karena yang mengangkat masalah PT Semen Tonasa ini awalnya adalah saya, Sarlinda Mokke,” tutupnya.(p11/c/lex)

To Top