Beranda

Paling Lambat Januari 2017, Bandara Sugimanuru Diresmikan

Ketgam: Rusman Emba (foto: Rudy/BKK)

KENDARI, BKK – Bandara Sugimanuru yang berada di Kabupaten Muna, akan mulai diaktifkan kembali. Penerbangan perdana di bandara tersebut yang melayani rute Muna-Makassar, rencananya akan dimulai akhir Desember 2016 atau paling lambat Januari 2017.

“Target operasinya itu dimulai akhir Desember 2016. Paling lama awal Januari 2017 mendatang sudah mulai berfungsi kembali dengan rute penerbangan Sugimanuru-Makassar,” kata Bupati Muna, Rusman Emba saat ditemui di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (19/12).

Sebelumnya, kata Rusaman, untuk rencana pengoperasian tersebut Pemerintah Daerah (Pemda) Muna telah melakukan komunikasi dengan pihak Direktorat Jendral (Dirjen) Perhubungan Udara. Saat ini, sambungnya, tinggal menunggu mekanisme administrasinya, namun secara kebijakan Dirjen Perhubungan Udara telah menyahutinya.

“Kami juga sudah melakukan komunikasi dengan maskapai Lion Air dan Garuda dan mereka telah menyiapkan secara teknis baik pesawat maupun hal-hal lainnya termasuk kesiapan Bandara Sugimanuru sendiri sudah memenuhi syarat. Untuk landasan terbang pesawat saat ini sudah siap dengan panjang sekitar 1.200 meter,” bebernya.

Khusus maskapai penerbangan Lion Air, akunya, anggarannya sudah disetujui. Lain halnya dengan maskapai Garuda, yang terlebih dulu harus meminta kepastian dengan melalui kebijakan Pemda Kabupaten Muna untuk mengenai kesiapan anggaran dan kemungkinan besar hal itu bisa dipenuhi.

“Seperti anggaran untuk dana hibah dalam hal ini untuk mengantisipasi jumlah kapasitas penumpang yang tidak memenuhi syarat. Kami dari Pemda Muna sudah menyiapkan itu semua yang akan dibicarakan secara teknis yang pada prisipnya sudah disepakati baik itu dari Pemda Muna maupun Pemda  Muna Barat (Mubar) dan Pemda Buton Tengah (Buteng) ada kesamaan pemikiran untuk memfungsikan kembali Bandara Sugimanuru,” jelasnya.

Dijelaskannya, untuk memaksimalkan akses jalan menuju ke Bandara Sugimanuru, Pemda Muna akan menganggarkannya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), walaupun itu sebetulnya adalah jalan nasional.

Mengenai potensi penumpang, tambahnya, dipastikan akan memadai jika bandara itu telah diresmikan. Terlebih, perjalanan masyarakat dari Muna menuju Makassar dengan menggunakan kapal laut akan memakan waktu yang cukup lama.

“Karena dilihat dari aspek laut saat ini penumpang dari Kabupaten Muna sangat banyak sekali untuk pergi ke Makassar tetapi penyebrangannya harus melalui jalur laut dulu walaupun menggunakan pesawat melalui ke Bandara Halu Oleo (HO). Sehingga, dengan diresmikannya Bandara Sugimanuru dipastikan masyarakat akan langsung terbang tanpa melalui jalur laut lagi,” pungkasnya. (m2/c/nur)

To Top