Anggaran Infrastruktur Mencapai Rp 1 Triliun – Berita Kota Kendari
Headline

Anggaran Infrastruktur Mencapai Rp 1 Triliun

Umar Arsal

KENDARI, BKK – Anggaran pembangunan sektor infrastruktur di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 bakal mencapai Rp 1 triliun lebih.

“Belanja Kementrian untuk infrastruktur di wilayah Sultra keseluruhan selalu lebih dari 1 triliun. Itu di luar DAK, belanja di kabupaten/kota, serta belanja PU. Kalau semua anggaran belanja di totalkan itu cukup besar, bisa mencapai lebih dari 1 triliun,” anggota Komisi V DPR RI, Umar Arsal saat ditemui di K’toz Kendari, Sabtu (17/12).
Anggota DPR dari Partai Demokrat ini menyatakan, pembangunan di bidang infrastruktur melingkupi semua semua sektor, khusunya sektor Pekerjaan Umum (PU), sektor perhubungan darat dan laut, termasuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di dua dinas itu.

Menurut Umar, dari total dana Rp 1 triliun itu belanja Kementrian Perhubungan (Kemenhub) yang dialokasikan untuk sektor perhubungan di Sultra mencapai lebih dari Rp 700 miliar.

“Memang usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) provinsi masih nihil, tapi untuk belanja Kementrian di sektor perhubungan cukup besar,” ungkap Umar Arsal.

Umar mengatakan, alokasi APBN untuk perawatan infrastruktur beberapa terminal di Sultra tetap ada. Namun, salah satu yang menjadi perioritas adalah perbaikan beberapa bandara yang ada di Sultra.

“Jadi kita upayakan, pesawat berbadan lebar sudah bisa beroperasi di beberapa bandara kita, misalnya di Wakatobi dan Baubau. Kemudian bandara di Muna kita upayakan sudah bisa beroperasi di 2017,” ungkap Anggota DPR RI dua periode ini.
Untuk sektor perhubungan, lanjut Umar, belanja Kementrian mencapai lebih dari 700 miliar.

Umar juga mengatakan, program pemerintahan Jokowi untuk pembangunan tol laut masih berlanjut hingga 2017. Untuk penbangunan di sektor perhubungan laut, lanjut Umar, Sultra termasuk wilayah yang mendapatkan program pembangunan tol laut.

“Kebetulan yang dapat pembangunan tol laut di daerah kita ada dua, yaitu Baubau dan Wakatobi. Dan itu alhamdulillah sudah mulai berjalan,” kata Umar.

Ia berharap, besarnya jumlah belanja Kementrian di wilayah Sultra dapat berdampak positif terhadap perekonomian di Sultra.

“Kita harapkan, dengan adanya tol laut di Sultra, arus barang bisa lancar. Sehingga, harga barang bisa ditekan, dan itu berdampak baik bagi perekonomian kita,” tutupnya.(p11-p12/b/lex)

To Top