Suksesi

Persiapan Pilkada Baubau Dianggarkan Rp 10 miliar

BAUBAU, BKK- Dana sebesar Rp 10 miliar, disiapkan untuk pelaksanaan tahap awal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Baubau yanga akan dihelat 2018 mendatang. Anggaran itu diperuntukkan bagi tiga lembaga yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU), Panitia Pengawas Pemilu (Penwaslu) dan pihak kemananan setempat.

Rencananya, KPU akan mendapatkan Rp 7,5 miliar, kemudian Panwaslu Rp 1 miliar. Sementara untuk pihak kemanan yang terdiri dari kepolisian dan TNI akan dialokasikan sebesar Rp 1,5 miliar.

Wakil Ketua DPRD Baubau, Laode Yasin mengatakan, dana Rp 10 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Baubau 2017 tersebut baru untuk membiayai tahapan awal pilkada mulai Juni hingga Oktober 2017. Selanjutnya akan dianggarkan lagi pada APBD Perubahan 2017 dan APBD 2018.

“Untuk total biaya pilkada dari awal hingga selesai itu belum kita tahu, namun yang kita tetapkan baru yang Rp 7,5 miliar yang untuk KPU itu,” ujarnya saat ditemui di DPRD Baubau, Kamis (15/12).

Di tempat berbeda, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Baubau Dian Anggraeni ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/12), membenarkan porsi anggaran untuk KPU Baubau tersebut.

Ia menjelaskan, untuk biaya pilkada dari awal hingga pelaksanaan seluruh tahapan selesai, KPU Baubau sendiri telah mengusulkan anggaran sebesar Rp 30 miliar. Namun, yang baru disetujui hanya Rp 7,5 miliar tersebut. Padahal, pihaknya sudah mengajukan usulan anggaran sejak Juli 2016.

“Sebenarnya kita tidak ada masalah, sepanjang anggaran itu disiapkan pemerintah. Tergantung teknis yang penting sesuai tahapan yang berjalan,” tutur wanita berhijab itu.

Menurut Dian, alasan pemerintah belum menyepakati anggaran yang diajukan karena pemerintah akan membahasnya terlebih dahulu dengan BPKP. Namun, KPU tetap akan memaksimalkan dana awal tersebut, apalagi pemerintah berjanji akan mengalokasikan anggaran pilkada sebanyak tiga kali. (k2/b/nur)

To Top