Beranda

Diare Menyerang, Warga Kendari Diimbau Jaga Kebersihan

Ilustrasi diare

KENDARI, BKK – Dalam musim penghujan, penyakit berbasis lingkungan kerap kali mendera masyarakat, terutama diare ataupun malaria. Olehnya itu, warga Kota Kendari diimbau untuk mewaspadai munculnya penyakit tersebut dengan terus berupaya menjaga kebersihan.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari Rahmininggrum saat ditemui, Rabu (7/12). Ia menjelaskan, saat musim kemarau nyamuk yang menjadi sumber penyakit tersebut, memproduksi telur-telur dan menempel di dinding-dinding bak dan akan menetas saat musim penghujan tiba.

“Jika di lingkungan itu ada virus dengue atau ada penderita dan ada nyamuk aedes aegypti maka terjadilah proses penularan. Makanya kami mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya,” ujarnya.

Kebersihan lingkungan, lanjutnya, memang menjadi salah satu cara untuk menghindari penyakit akibat gigitan nyamuk tersebut.

“Jadi sekali lagi kami ingatkan, untuk mengantisipasi timbulnya penyakit diare, masyarakat mesti berperilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu tidak merokok, rutin membersihkan jentik nyamuk, serta mengkonsumsi makanan bergizi,” paparnya.

Ayu, salah seorang warga Kelurahan Mokoau, Kota Kendari, mengatakan, untuk menghindari tejadinya penyakit berbasis lingkungan itu, salah satu yang perlu diperhatikan adalah kebersihan drainase. Dalam hal ini memerlukan perhatian pemerintah agar saluran air yang berada di lingkungan warga ini tetap selalu terjaga kebersihannya.

“Menurut saya kebersihan draenase sangat penting dijaga, sebab jika draenase di pekarangan rumah tidak selalu dikontrol maka air tidak akan mengalir dengan baik. Sehingga, dampaknya air akan tergenang menimbulkan jentik-jentik nyamuk mudah berkembang biak,” katanya. (cr6/c/nur)

To Top