Idiawati Resmi Jabat Anggota DPRD Kolaka – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Idiawati Resmi Jabat Anggota DPRD Kolaka

ok-ft-paw-dprd-kolaka

KETUA DPRD Kolaka H Parmin Dasir mengambil sumpah Hj Idiawati sebagai Anggota DPRD Kolaka PAW sisa masa jabatan 2014-2019, di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Kolaka, Kamis (17/11) kemarin.

KOLAKA, BKK- Hj Idiawati resmi menjadi anggota DPRD Kolaka sisa masa jabatan 2014-2019, mengantikan almarhum H Suaib Kasra dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pelantikan dan pengucapan sumpah janji Hj Idiawati sebagai anggota DPRD Kolaka, dilaksanakan dalam sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kolaka H Parmin Dasir, dihadiri Bupati Kolaka H Ahmad Safei di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Kolaka, Kamis (17/11) siang. Pelantikan ini mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Sultra Nomor 623/2016, tanggal 1 November 2016.

Menurut Parmin, Pergantian Antar Waktu (PAW) merupakan hal biasa. Itu terjadi karena meninggal dunia, mengundurkan diri dan diberhentikan oleh partainya sesui aturan yang berlaku. Momentum pengambilan sumpah janji bukan hanya buat Idiawati, tapi memiliki makna mendalam bagi anggota DPRD Kolaka yang lain.
“Saya berharap hanya ini saja yang ada PAW,” harapnya.

Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kolaka ini berharap kepada Idiawati supaya mengemban tanggungjawab moral pada masyarakat yang memilihnya. Karena itu, harus ada kualitas intelektual dan kemampuan dalam menyampaikan aspirasi dan juga kemampuan dalam memainkan lobi-lobi politik.

Selain itu, dengan kehadiran Idiawati, bisa memberikan warna di DPRD Kolaka, sekaligus bisa bekerjasama dengan semua anggota DPRD Kolaka. “Selamat menjalankan tugas baru sebagai anggota DPRD Kolaka,” kata Parmin.

Sebelum menutup sidang paripurna, Parmin Dasir menyampaikan kata-kata bijak, “Pada saat Anda melihat rakyat hidup dan tidur di emper-emper, Anda mempunyai tekad yang bulat untuk menjadi anggota DPR. Dalam hati anda berjanji juga kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk bisa mewakili rakyat yang sedang papa. Ketika anda sudah terpilih, masyarakat semua terhibur melihat Anda bersujud syukur, berarti anda berbudi luhur. Manakala anda bersumpah tugas, itu sebagai amanah dan juga sebagai bentuk ibadah, masyarakat semua senang. Ketika anda sudah menjabat, laksanakan dengan hati-hati dan jangan lupa untuk diingat kita semua hanyalah wakil rakyat.”

Usai pelantikan, Idiawati didampingi suaminya mengakui beratnya perjuangan untuk bisa duduk di anggota DPRD Kolaka mengantikan H Suaib Kasra yang meninggal dunia pada 14 Juli 2016. Namun dengan kesabaran, semua rintangan bisa dilewati, hingga dirinya disumpah sebagai anggota DPRD Kolaka oleh ketua DPRD Kolaka.
“Ya berjuangan yang dilalui memang berat,” kata Idiawati.

Diwarnai Kebakaran Travo

Detik-detik sidang paripurna PAW Anggota DPRD Kolaka ini sempat diwarnai insiden terbakarnya travo listrik di Gedung DPRD. Akibatnya, ruangan menjadi gelap. Para staf Sekretariat DPRD Kolaka pun sempat panik karena seluruh undangan sudah hadir, termasuk Bupati Kolaka H Ahmad Safei.

Mesin genset yang digunakan juga tak mampu memenuhi kebutuhan listrik. Sempat pula menunggu datangnya genset milik Dinas Pertambangan Kolaka, namun karena kelamaan, akhirnya diputuskan sidang dipindahkan ke Aula Sasana Praja Kantor Bupati Kolaka.

Sebelum rapat paripurna dibuka pukul 10.45 menit, Ketua DPRD Kolaka H Parmin Dasir menyampaikan permohonan maaf karena tiba-tiba travo listrik DPRD Kolaka meledak dan itu diluar kehendak mereka. “Manusia hanya berencana, tapi Tuhan yang menentukan. Semua itu ada hikmahnya. Pertama akan panjang beritanya di koran. Kedua, satu-satunya anggota DPRD Kolaka yang dilantik di Sasana Praja hanyalah Ibu Hj Idiawati,” kata Parmin disambut tawa para hadirin.

Parmin juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Kolaka yang langsung tanggap mengarahkan sidang paripurna ke Kantor Bupati, sehingga semua berjalan lancar.

Sementara Kabag Umum dan Perlengkapan Pemkab Kolaka, H Yahya Darise mengaku sempat dimintai genset untuk digunakan dalam sidang paripurna. Namun tidak diberikan karena sangat kecil kapasitasnya, sehingga saat diminta dilaksanakan di Aula Sasana Praja sempat sedikit panik. Untungnya semua fasilitas sudah tersedia.

“Untungnya saya sudah siapkan meja, sehingga rapat paripurna ini berjalan dengan sukses,” kata Yahya.
Usai pelantikan, Parmin mengungkapkan kalau pelantikan di luar gedung DPRD tidak menyalahi aturan, sebab yang utama ada yang melantik sesuai prosedur dan ada yang dilantik. Begitupun dalam pelantikan tidak mesti harus quorum. (cr3/b/aha)

To Top