Oknum Anggota Brimob Diparangi – Berita Kota Kendari
Headline

Oknum Anggota Brimob Diparangi

KENDARI, BKK – Akibat salah paham, oknum anggota Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sultra Bripka Asriadi Asikin diparangi warga Jl Bunga Sseroja Kel Lahundape Kec Kendari Barat Kota Kendari, Irajab Ilham, Selasa (13/11) sekitar pukul 22.00 Wita.

Kesalahpahaman terjadi ketika pelaku melihat korban Bripka Asriadi Asikin sedang bercerita dengan istrinya Yeyen di dalam mobil milik korban jenis Honda Mobilio.

Korban memarkirkan mobilnya tak jauh dari rumah pelaku.

Didorong rasa cemburu yang membara, pelaku lalu mengambil parang dan langsung mendatangi keduanya. Sambil mengayun parang, pelaku mendobrak pintu mobil korban, menyuruh korban keluar dari mobil.

Tapi korban tak mau keluar, sehingga pelaku memecahkan kaca mobil pada bagian depan, lalu menghantamkan parangnya kepada oknum Brimob tersebut. Akibatnya Bripka Asriadi mengalami luka serius pada bagian kepala, lengan, dan badan lainnya.

Setelah melihat korban tak berdaya pelaku meninggalkan korban. Setelah itu berdatanganlah warga menolong korban lalu melarikannya ke rumah sakit.

Istri pelaku, Yeyen mengaku dia berbincang-bincang dengan korban cuman sebentar di dalam mobil milik korban. Setelah itu dia keluar, karena dia takut ketahuan suaminya sehingga menyebabkan salah paham.

“Saya cuma berbincang dlam mobil tetapi tidak lama,” terang Yeyen kepada penyidik Polres Kendari.

Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Yunar Hotman Parulian Sirait SH SIK melalui Kepala Urusan Pembinaan Operasional Reskrim (Kaurbinops) Iptu Abdul Haris SH menjelaskan, kejadian ini salah paham, menyebabkan korban masih dirawat intensif di Rumah Sakit Bahteramas. Korban sudah menjalani operasi karena luka yang dialaminya.

“Korban mengalami luka serius pada kepala, lengan, dan badan lainnya, dan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Bahteramas,” terang Haris.

Masih kata dia, untuk saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi sebanyak tiga orang yakni keluarga pelaku serta salah satunya istri pelaku. Sedangkan pelaku masih menjalani pemeriksaan penyidik dan sudah diamankan di Mako Polres Kendari.

“Selain pelaku yang diamankan, parang yang digunakan diamankan juga oleh anggota Polres Kendari,” tuturnya.

Untuk saat ini belum bisa disimpulkan, pelaku dijerat pasal 351 Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. (M1/lex)

To Top