Lima PK Golkar Alihkan Dukungan – Berita Kota Kendari
Suksesi

Lima PK Golkar Alihkan Dukungan

Lima Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Kota Kendari berkumpul menyatakan mengalihkan dukunganya ke paslon Moh Zayat - Syahriah. (Foto: IST)

Lima Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Kota Kendari berkumpul menyatakan mengalihkan dukunganya ke paslon Moh Zayat – Syahriah. (Foto: IST)

KENDARI, BKK- Posisi dukungan Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Kendari dalam perhelatan pemilihan Wali Kota Kendari 2017 nanti, kini tidak lagi solid untuk memenangkan pasangan calon (paslon), Abdul Rasak-Haris Andi Surahman.

Pasalnya, lima Pimpinan Kecamatan Partai Golkar mengalihkan dukungan ke calon walikota yang tidak diusung Partai Golkar yakni Derik-Suri Syahariah. Kelima pimpinan kecamatan (PK) itu adalah Baruga, Wua-Wua, Kadia, Mandonga dan Kambu.

PK Kambu, Bahar Rustajab ditemui di salah satu kedai Kopi Kota Kendari, Rabu (16/11) menjelaskan, pengalihan dukungannya kepada paslon yang bukan usungan partai berlambang beringin merupakan keinginan pribadi bukan karena sebagai pengurus partai.

“Kita bergabung ke Derik bukan atas dasar partai tetapi kita memberikan dukungan karena keinginan pribadi,” terangnya.

Alasan pengalihan dukungan ini, lanjut Bahar, berdasarkan beberapa pertimbangan, diantaranya karena posisi sebagai pengurus di Korcab Partai Golkar Kota Kendari tidak terpakai.

“Kita dipartai itu tidak dipakai, jadi lebih baik ke Derik yang hitungan peluangnya cukup besar untuk menang,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, terkait putusan pengalihan dukungan ini, dia dan rekan-rekannya siap menerima konsekuensi dari partai.

“Apapun putusan partai kita terima, karena ini bicara keinginan pribadi hanya kebetulan saja kita menjadi pengurus di Partai Golkar,” tukasnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sultra, Ridwan Bae mengatakan, terkait apa yang terjadi ditubuh Golkar saat ini akan segera diselasaikannya dalam waktu dekat.

“Saya belum tahu juga tentang pengalihan dukungan ini, tapi dalam waktu dekat akan saya kumpul mereka semua, karena seyogyanya seluruh pengurus Golkar itu harus solid,” ungkapnya.

Ia memaparkan, ketika seseorang telah masuk dalam partai politik maka hak politknya secara tidak langsung telah diambil partai, sehingga apaun keputusan partai menjadi tugas dan kewajiban tiap pengurus atau kader untuk menjalankannya.

“Kalau kita sudah masuk pada partai politik maka hak politik kita seutuhnya milik partai, yang bertujuan untuk membesarkan partai,” jelasnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terkait hal ini, La Ode Umar Bonte sebagai Juru Bicara Derik-Suri Saharia menuturkan, sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan teman-teman, karena hal itu akan menjadi kekuatan baru Derik dalam memenangkan pertarungan.

“Kita memang di tim Derik itu terbuka menerima siapapun yang mau bergabung untuk memenangkan pertarungan Pilwali 2017 nanti, baik tiu dari tokoh agama, tokoh masyarakat bahkan pengurus partai lain,” pungkasnya.(Cr5/lex)

To Top